Opini  

SMP Negeri 7 Toboali : Rumah Kedua Dan Keluarga

Cucu Fajriyah, S.Pd

Guru Prakarya SMPN 7 Toboali

SMP Negeri 7 Toboali : Rumah Kedua Dan Keluarga

Bekaespedia.com,- Sejak tahun 2019, ditanggal 4 Februari SMP Negeri 7 Toboali menjadi tempat kerja yang sampai saat ini hampir 7 tahun masih saya tempati. Saya Cucu Fajriyah menjadi salah satu guru mata pelajaran di sekolah tersebut. Dalam satu minggu saya bekerja selama 5 hari, dari hari Senin sampai hari Jumat. Jam mengajar diawali pukul 07.15 dan pulang di jam 14.00 untuk hari Senin sampai hari kamis, namun di hari Jumat jam pulangnya pukul 10.50 WIB. 2 tahun awal saya mengajar selama menjadi honorer tahun 2019-2021, saya pernah mengampu mata pelajaran IPS, PKn dan Pendidikan Agama Islam. Di tahun 2022 setelah saya diangkat menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) saya hanya mengampu mata pelajaran IPA dan Prakarya.

Saat pertama kali saya mengajar di SMPN 7 Toboali, saya merasakan sedikit gugup dan juga senang diterima menjadi bagian keluarga SMPN 7 Toboali. Di awal masuk kerja, kenangan yang paling berkesan yakni ditunjuk menjadi Pembina Upacara. Pengalaman rasa gugup ketika itu masih saya ingat hingga saat ini.

Jarak rumah dengan sekolah sekitar 600 m yang ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor. SMPN 7 Toboali bukan hanya sebagai tempat kerja namun sudah menjadi rumah kedua bukan hanya bagi diri saya pribadi, murid, guru dan staf pegawai di dalamnya. Di sekolah ini saya merasakan kehangatan, mempunyai rekan kerja yang ramah dan saling membantu, tidak ada ruang untuk saling menjatuhkan namun mengadakan ruang untuk berproses dan maju bersama. Di sekolah ini tempat saya mengajar, membagikan pengalaman mendampingi dan memberikan teladan kepada murid agar menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Menjadi guru tentu saja ada rasa suka dan dukanya. Setiap harinya ada di sekolah ini ada cerita yang berbeda-beda. Tanggung jawab adminitrasi guru yang tidak ada habisnya, kegiatan belajar mengajar di kelas, tantangan karakter murid yang berbeda-beda, permasalahan murid yang beragam, hingga canda tawa murid serta sedikit keberhasilan mereka yang hadir ikuti meramaikan suasana di sekolah.

Saya berharap di sekolah ini saya dapat terus memberikan yang terbaik di tengah kekurangan saya sebagai guru yang juga masih belajar dan banyak hal yang harus saya perbaiki. Semoga rasa kehangatan, kebersamaan, dan kekompakan antar seluruh warga SMPN 7 Toboali dapat terus semakin kuat sehingga menjadikan sekolah ini melahirkan lulusan yang tidak hanya berprestasi akademik namun juga lulusan yang memiliki akhlak mulia dan berkarakter.

 

 

Exit mobile version