Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr
Guru Pendidikan Agama Islam dan Penulis Bangka Selatan
Bekaespedia.com, Bangka Selatan,- Dewasa kini, diberbagai lingkungan pekerjaan sering muncul fenomena perilaku beberapa oknum pegawai yang cenderung memilki sikap toxic. Beberapa indikator sikap seseorang yang toxic antara lain adalah senantiasa membawa energi negatif, merasa paling benar dan paling pintar, cenderung meremehkan dan tidak menghargai orang lain, hingga sering mengendalikan orang lain untuk kepentingan pribadinya. Akibat dari sikap toxic tersebut, lingkungan kerja menjadi tidak sehat dan tidak nyaman lagi hingga akan mengganggu kejiwaan dan psikologis si korban.
Fenomena lingkungan kerja yang toxic akhir-akhir ini bahkan terjadi di lingkungan satuan pendidikan. Beberapa oknum guru terlibat dalam sebuah pertikaian yang diakibatkan oleh ego masing-masing dan tidak ada yang mau mengalah. Hal ini tentu harus menjadi refleksi bagi dunia pendidikan, mengingat guru adalah sosok panutan yang senantiasa digugu dan ditiru. Oleh karena itu, perkataan dan perbuatan sosok seorang guru hendaknya mencerminkan kebaikan dan akhlakul karimah.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menghadirkan lingkungan kerja pendidikan yang sehat dan nyaman adalah dengan menanamkan dan mengamalkan sikap moderat bagi seorang guru. Adapun beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjadi seorang guru yang moderat antara lain adalah sebagai berikut:
1. Bersikap Terbuka dan Menerima Masukan
Guru yang moderat bukanlah guru yang selalu merasa benar dan pintar. Guru yang moderat adalah guru yang bersikap terbuka dan senantiasa menerima masukan dari orang lain. Selain guru yang moderat adalah guru yang senantiasa meminta maaf ketika melakukan sebuah kesalahan
2. Saling Menghargai dan Menghormati Perbedaan
Salah satu indikator guru yang moderat adalah senantiasa menghargai dan menghormati perbedaan. Dalam dunia pendidikan, guru yang moderat senantiasa menghormati berbagai perbedaan seperti perbedaan pendapat, status kepegawaian dan lain sebagainya
3. Bersikap Rendah Hati
Seorang guru yang moderat memiliki sikap rendah hati. Guru yang moderat tidak boleh merasa paling tinggi diantara rekan kerja sejawatnya, senantiasa belajar dan meningkatkan kompetensinya. Selain itu, guru yang moderat tidak boleh merendahkan antarsesama warga satuan pendidikan apapun status dan latarbelakangnya
4. Bersikap Adil
Guru yang moderat adalah guru yang senantiasa mengedepankan rasa keadilan. Oleh karena itu, guru yang moderat akan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dalam setiap sendi-sendi kehidupan
5. Berpikir Rasional
Guru yang moderat selalu menggunakan pikiran dan hatinya dalam menyikapi segala persoalan. Guru yang moderat tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang belum tentu kebenarannya. Guru yang moderat memiliki sikap yang bijaksana
6. Cinta Damai
Sikap cintai damai merupakan salah satu indikator yang harus dimiliki oleh seorang guru yang moderat. Dengan mengedepankan sikap cinta damai, maka lingkungan kerja pendidikan akan senantiasa guyub, rukun dan bersatu
7. Memiliki Sikap Nasionalisme dan Patriotisme yang Tinggi
Guru yang moderat memiliki sikap cinta tanah air dan rela berkorban. Oleh karena itu, guru yang moderat senantiasa berinovasi dan mendedikasikan dirinya khususnya bagi kemajuan mutu pendidikan di Indonesi












