Bukan Sekadar Mahkota, Rifky Aulia Wahyudi Bawa Cerita Bangka Belitung ke Panggung Nasional

Penulis: Belva Al Akhab, Satrio dan Tim

 

Bekaespedia.com, Pangkalpinang,- Sebuah nama dari Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, akan dibawa menuju panggung nasional. Rifky Aulia Wahyudi, pemuda berusia 22 tahun, bersiap mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam ajang Duta Wisata Nasional 2026 di Kota Jambi.

Bagi Rifky, perjalanan ini bukan sekadar tentang penampilan, kompetisi, atau mengejar sebuah gelar. Ada misi yang lebih besar untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, serta kearifan lokal Bangka Belitung kepada masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia.

Ajang Duta Wisata Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Agustus 2026 di Wiltop Hotel, Kota Jambi, Provinsi Jambi.

Rifky dijadwalkan berangkat menuju Jambi pada 10 Agustus 2026. Ia melangkah ke tingkat nasional setelah sebelumnya berhasil meraih gelar Duta Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2026.

Sejak mendapatkan kesempatan tersebut, Rifky mulai mempersiapkan diri. Selama kurang lebih tiga bulan, berbagai latihan dijalani untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.I’m

Ia memperdalam materi kepariwisataan, mengasah kemampuan public speaking, hingga mengikuti simulasi wawancara. Persiapan tersebut menjadi penting karena seorang duta wisata tidak hanya dituntut mampu tampil percaya diri, tetapi juga harus memiliki wawasan tentang daerah yang diwakilinya.

“Saya bangga menjadi bagian dari perjalanan ini sebagai perwakilan dari provinsi tercinta, Kepulauan Bangka Belitung. Saya akan berusaha menjalankan amanah ini dengan tekad yang kuat dan penuh harap agar bisa membanggakan Bangka Belitung,” ujar Rifky.

Perjalanan menuju panggung nasional tersebut menjadi pengalaman baru bagi Rifky. Dunia modeling dan pageant baru mulai ditekuninya.

Saat ini, Rifky tercatat sebagai mahasiswa IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Ia juga menjadi binaan Josa Entertainment melalui program kelas modeling.

Namun, sebelum mengenal dunia pageant, Rifky telah memiliki pengalaman berprestasi di bidang lain. Ia pernah meraih Juara 2 Kaligrafi Cabang Kontemporer tingkat kabupaten.

Pengalaman itu menjadi bagian dari perjalanan Rifky dalam mengembangkan kemampuan diri. Dari seni kaligrafi, kini ia mencoba tantangan baru di dunia duta wisata.

Bagi Rifky, setiap pengalaman tersebut menjadi bekal untuk menghadapi panggung yang lebih besar.

Kini, tantangannya bukan hanya bagaimana tampil meyakinkan di hadapan dewan juri, tetapi juga bagaimana membawa identitas daerah dalam setiap kesempatan.

Bangka Belitung memiliki banyak cerita untuk diperkenalkan. Keindahan wisata bahari, keragaman budaya, tradisi masyarakat, kuliner, hingga kearifan lokal menjadi kekuatan yang dapat dibawa Rifky dalam kompetisi tersebut.

Karena itu, keberangkatannya ke Jambi menjadi lebih dari sekadar perjalanan seorang peserta lomba.

Ia membawa nama daerah.

Ia membawa potensi wisata.

Dan ia membawa harapan masyarakat Bangka Belitung.

“Dengan berbekal harapan, semangat, dan persiapan diri, saya berharap dapat memberikan hasil terbaik serta membawa pulang prestasi yang membanggakan di tingkat nasional,” katanya.

Bagi Rifky, hasil terbaik tentu menjadi target. Namun, kesempatan memperkenalkan Bangka Belitung di panggung nasional juga menjadi kebanggaan tersendiri.

Ajang Duta Wisata Nasional 2026 menjadi ruang bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, serta kepedulian terhadap pengembangan pariwisata Indonesia.

Di tengah persaingan itu, Rifky ingin tampil dengan identitasnya sendiri. Ia ingin menunjukkan bahwa anak muda dari daerah juga mampu berdiri di panggung nasional dan membawa cerita daerahnya ke hadapan publik yang lebih luas.

Kini, waktu keberangkatan semakin dekat. Persiapan yang telah dilakukan selama tiga bulan menjadi bekal untuk menghadapi hari-hari kompetisi di Jambi.

Dukungan dan doa masyarakat Bangka Belitung pun menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.

Dari Kelapa, Rifky akan berangkat membawa nama Bangka Belitung. Di Jambi, ia akan berusaha memberikan penampilan terbaik.

Sebab, yang dipertaruhkan bukan sekadar sebuah mahkota.

Ada nama daerah yang ingin ia harumkan dan ada potensi Bangka Belitung yang ingin ia kenalkan kepada Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *