Kontributor: Riszuan
Bekaespedia.com, Jakarta,- 27 September 2026 – Malam puncak bertabur bintang Grand Final Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026 berlangsung megah dan penuh haru di Casa Grande Ballroom, Merlynn Park Hotel, Jalan KH. Hasyim Ashari Nomor 29–31, Gambir, Jakarta Pusat, pada rentang tanggal 22 hingga 27 September 2026. Di tengah gemerlap lampu dan sorak sorai hadirin, perwakilan Provinsi Riau, M. Rusydy, mengukir prestasi membanggakan dengan meraih posisi Runner-2 Putra Pariwisata Nusantara 2026, sekaligus menyabet gelar khusus Putra Pariwisata Kopi Indonesia 2026.
Pemuda yang berasal dari Kepulauan Meranti ini merupakan mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Sepanjang ajang berlangsung, Rusydy tampil memukau — memadukan keanggunan sikap, wawasan yang luas, kerendahan hati, serta semangat memperkenalkan kekayaan daerahnya. Penampilannya yang utuh dan berkarakter berhasil memikat para juri maupun seluruh penonton yang hadir di panggung bergengsi tersebut.
Pencapaian M. Rusydy membuktikan bahwa pemuda dari Kepulauan Meranti, dari Riau, mampu bersinar di panggung nasional dengan keunggulan yang utuh berilmu, berakhlak, dan berjiwa pelestari kekayaan bangsa. Dua gelar yang disandang bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah untuk terus bergerak mempromosikan pesona Riau, mengenalkan kekayaan kopi dan hasil bumi Indonesia, serta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.
“Saya sungguh bersyukur dan terharu dapat berdiri di titik ini. Semua pencapaian ini bukan semata atas kekuatan saya sendiri, melainkan berkat rahmat Allah SWT, serta doa dan dukungan dari semua pihak yang telah mempercayai saya,” ujar Rusydy dengan suara bergetar penuh rasa syukur, tak lama setelah nama namanya diumumkan sebagai pemenang.
Dalam pernyataannya, Rusydy menegaskan bahwa gelar yang diraih adalah amanah yang akan dijaga sebaik-baiknya. “Saya berjanji akan membawa nama Provinsi Riau dengan bangga dan rendah hati, memperkenalkan keindahan alam, budaya, serta potensi pariwisata daerah tercinta ke seluruh penjuru negeri,” tambahnya.
Rusydy menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendampingi dan mendoakan perjalanannya hingga ke panggung ini. Pertama-tama, ia bersyukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayat, serta karunia-Nya sehingga dirinya mampu melewati seluruh proses dan meraih posisi ini.
Ucapan terima kasih juga disampaikan sebesar-besarnya kepada Rektor, para dosen, serta seluruh civitas akademika Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru atas ilmu, bimbingan, kepercayaan, dan dukungan penuh yang senantiasa diberikan selama persiapan maupun pelaksanaan ajang. Kepada P3N Riau, terima kasih atas kepercayaan yang telah menunjuk dan membimbingnya menjadi wakil Provinsi Riau.
Tak lupa, rasa terima kasih yang paling tulus ditujukan kepada ayah, ibu, dan keluarga tercinta yang tanpa lelah mendoakan, mendukung, serta menjadi kekuatan terbesar di setiap langkahnya. Kepada sahabat, teman, dan seluruh pendukung, terima kasih atas semangat dan doa yang tak pernah putus menyertai perjalanannya.
“Semoga pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi Riau, khususnya anak-anak muda dari Kepulauan Meranti, untuk bermimpi besar, berjuang sungguh-sungguh, dan berani membawa nama daerah ke panggung yang lebih luas,” ujar Rusydy.
Pencapaian M. Rusydy membuktikan bahwa pemuda dari Kepulauan Meranti, dari Riau, mampu bersinar di panggung nasional dengan keunggulan yang utuh — berilmu, berakhlak, dan berjiwa pelestari kekayaan bangsa. Dua gelar yang disandang bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah untuk terus bergerak: mempromosikan pesona Riau, mengenalkan kekayaan kopi dan hasil bumi Indonesia, serta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.












