Kontributor : Zuan
Editor : Abok Amang
Bekaespedia.com, Kampar, – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, kelompok KUKERTA FH Berdampak Universitas Riau (UNRI) bekerja sama dengan HIMAPELGUM (Himpunan Mahasiswa Pelajar Gunung Malelo) menyelenggarakan turnamen sepak bola dan bola voli di Desa Gunung Malelo, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar. Kegiatan berlangsung dari 3 hingga 17 Oktober 2026, dengan tujuan utama membangun solidaritas antara pemuda dan masyarakat setempat.
Kegiatan ini merupakan inisiatif mandiri anggota KUKERTA FH Berdampak UNRI yang ditempatkan di Desa Gunung Malelo,
Dengan dukungan penuh dari HIMAPELGUM sebagai mitra pelaksana, kelompok ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Mumaddun Khairudin Salami, S.H., M.H., dipimpin oleh ketua/kordes Rizqo, serta beranggotakan sembilan orang lainnya yaitu Hakim, Daffa, Nabila, Oriza, Jessica, Caca, Fiola, dan Husna.
Sebagai mitra penyelenggara, HIMAPELGUM yang diketuai oleh Taufik Ramadhan beserta seluruh anggotanya turut berperan aktif dalam mensukseskan rangkaian turnamen. Acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan bagi pemuda desa, tetapi juga wadah untuk membangun kebersamaan, semangat gotong‑royong, dan semangat persatuan sesuai nilai‑nilai Sumpah Pemuda.
“Kami berharap melalui turnamen ini, pemuda dan masyarakat Desa Gunung Malelo dapat semakin kompak dan bersatu dalam membangun desa tercinta,” ujar perwakilan KUKERTA FH Berdampak UNRI.
Sebagai kordes atau koordinator lapangan, Rizqo menyampaikan tanggapannya
“Kami sangat senang melihat antusiasme warga sejak turnamen dimulai. Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya lomba olahraga, melainkan cara kami mendekatkan diri dengan masyarakat desa dan menghidupkan semangat persatuan pemuda sesuai dengan semangat Sumpah Pemuda.” jelasnya Risqo
Sementara itu, Hakim selaku anggota tim menambahkan ;
”Kami belajar banyak hal selama menyiapkan acara ini, mulai dari bekerja sama dengan warga hingga berkoordinasi dengan mitra HIMAPELGUM. Semoga ke depannya hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa ini tetap terjalin dengan baik.” katanya
Nabila juga berbagi pandangannya
“Saya terharu melihat semangat anak‑anak dan pemuda desa saat bertanding. Melalui olahraga ini, kami bisa saling mengenal dan membangun persaudaraan yang kuat di tengah masyarakat Gunung Malelo.” ujarnya

Selama dua minggu penyelenggaraan, antusiasme warga terlihat tinggi. Anak muda hingga orang dewasa turut mendukung tim‑tim yang bertanding, sehingga suasana desa menjadi lebih hidup dan penuh kebersamaan. Bagi tim KUKERTA FH Berdampak UNRI, olahraga menjadi sarana sederhana namun efektif untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat desa selama masa penempatan mereka.












