Laporan : Zulaikha
Bekaespedia.com, Toboali ,- Hari Kamis (11/12/25) menjadi momen berkesan bagi 57 siswa-siswi pengurus OSIS dan guru pendamping SMP Negeri 1 Mendo Barat yang melaksanakan kegiatan Outing Class ke Cagar Budaya Benteng Toboali dan sejumlah destinasi wisata unggulan di Kota Toboali. Dengan semangat belajar di luar kelas, kegiatan ini menghadirkan suasana menyenangkan sekaligus penuh makna.
Sejak pagi, rombongan siswa sudah menunjukkan antusiasme tinggi. Bagi sebagian dari mereka, ini adalah kesempatan pertama menjelajahi Toboali secara lebih dekat sebuah kota yang tidak hanya memesona dengan keindahan alamnya, tetapi juga kaya akan kisah sejarah yang membentuk identitas budaya Bangka Selatan.
Benteng Toboali menjadi tujuan utama kegiatan ini. Sebagai salah satu ikon sejarah Bangka Selatan, benteng peninggalan kolonial ini menyimpan banyak jejak masa lalu yang penting. Saat memasuki area benteng, para siswa diajak mendengarkan penjelasan mengenai fungsi benteng di masa penjajahan, peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi, hingga bagaimana bangunan ini menjadi saksi perjalanan sejarah masyarakat Toboali.

Pembelajaran di lokasi bersejarah seperti ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Bukan hanya membaca dari buku, siswa dapat langsung melihat struktur bangunan, merasakan suasana, dan mengamati lingkungan sekitar. Suasana edukatif yang cair dan menyenangkan ini menjadikan materi sejarah jauh lebih mudah dipahami dan diingat.
Guru pendamping, Mery Fitria, S.Pd, menegaskan pentingnya pembelajaran langsung seperti ini bagi pengurus OSIS.
“Anak-anak perlu turun langsung ke lapangan untuk mengenal sejarah daerahnya. Melihat dari dekat membuat mereka lebih menghargai warisan budaya dan memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.
Usai dari benteng, kegiatan berlanjut dengan mengunjungi beberapa objek wisata di sekitar Kota Toboali. Mulai dari kawasan Pesisir Tanjung Ketapang, Batu Belimbing hingga kawasan Himpang 5 Habang.
Kegiatan ini turut mendapat sambutan positif dari Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka Selatan. Tatang mengapresiasi langkah SMPN 1 Mendo Barat yang memanfaatkan kegiatan sekolah untuk mengenalkan potensi wisata dan sejarah Toboali kepada para siswa.
“Toboali bukan hanya tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi juga kaya akan sejarah dan budaya. Kegiatan Outing Class seperti ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap daerahnya. Ini sekaligus menjadi promosi wisata yang baik bagi Toboali,” kata Tatang.
Dengan berbagai pengalaman yang diperoleh sepanjang kegiatan, para pengurus OSIS diharapkan dapat membawa pulang wawasan baru, baik dalam hal kepemimpinan, kerja sama, maupun kecintaan pada sejarah daerah. Kegiatan yang dikemas secara menyenangkan ini bukan hanya memberikan rekreasi, tetapi juga merangsang rasa ingin tahu serta kebanggaan terhadap budaya lokal.
Outing Class OSIS SMPN 1 Mendo Barat di Toboali hari ini menjadi bukti bahwa belajar tidak selalu harus di ruang kelas. Mengunjungi tempat bersejarah dan destinasi wisata daerah dapat membuka jendela baru pengetahuan, menguatkan karakter, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap warisan budaya di negeri sendiri.












