Masjid Ibadurrahman Mentok Diresmikan, Wabup Ajak Umat Jadikan Masjid Pusat Peradaban

Laporan : Belva

Bekaespedia.com, Mentok, Bangka Barat – Peresmian Masjid Ibadurrahman di Kelurahan Tanjung, Mentok, Sabtu (6/9/2025), berlangsung penuh khidmat dan sarat makna. Acara yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangka Barat, jajaran Forkopimda, tokoh agama, pengurus Yayasan Ibadurrahman, serta ratusan jamaah yang memadati halaman masjid.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberadaan Masjid Ibadurrahman tidak hanya dimaknai sebagai tempat ibadah lima waktu, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, serta pembinaan akhlak generasi muda.

“Jangan biarkan masjid hanya indah dari segi bangunan, tetapi kosong dari kegiatan rohani. Mari kita jadikan masjid ini hidup dengan ibadah, kajian, pendidikan, dan ukhuwah umat. Inilah semangat Rasulullah SAW yang harus kita teladani,” ujar Wakil Bupati disambut tepuk tangan jamaah.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati disaksikan oleh Ketua Yayasan Ibadurrahman, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta tausiyah dari ulama asal Bangka Tengah, Syekh Abdul Basith Musfi, Lc., M.Ag.

Dalam ceramahnya, Syekh Basith mengingatkan bahwa peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya seremonial, tetapi harus menjadi momentum menghidupkan kembali akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Masjid adalah benteng umat. Jika masjid ramai, maka iman umat akan kuat. Mari kita jaga masjid ini, sebagaimana para sahabat menjaga masjid Nabawi pada masa Rasulullah,” ungkapnya.

Kebahagiaan atas peresmian masjid ini juga dirasakan oleh masyarakat sekitar. Rahman, seorang jamaah yang hadir sejak pagi, mengaku haru melihat masjid yang dibangun dengan gotong royong akhirnya bisa digunakan.

“Kami sudah lama menunggu masjid ini selesai. Alhamdulillah, sekarang bisa kami gunakan untuk salat berjamaah, mengaji, dan kegiatan keagamaan lainnya. Semoga anak-anak kami juga tumbuh dekat dengan masjid ini,” ucap Rahman.

Senada dengan itu, salah satu remaja Masjid Ibadurrahman menambahkan, pengurus siap memakmurkan masjid dengan berbagai program. “Kami akan mengisi masjid ini dengan pengajian, kajian rutin, TPA untuk anak-anak, hingga kegiatan sosial. Kami ingin masjid ini benar-benar hidup dan menjadi pusat umat,” katanya.

 

Wakil Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di bidang keagamaan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berupa infrastruktur, tetapi juga menyangkut mental dan spiritual masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Bangka Barat akan selalu hadir dalam mendukung kegiatan keagamaan. Masyarakat yang religius, rukun, dan damai adalah modal besar untuk membangun daerah,” ujarnya.

Acara peresmian yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi ini berlangsung meriah sekaligus penuh khidmat. Jamaah terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian hingga penutupan.

Di akhir kegiatan, Wakil Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan merawat masjid bersama-sama. “Masjid ini adalah rumah kita bersama. Mari kita rawat, kita jaga, dan kita makmurkan, agar keberkahan Allah SWT selalu menyertai masyarakat Bangka Barat,” pungkasnya.

Peresmian Masjid Ibadurrahman ini tidak hanya menandai lahirnya sebuah bangunan megah, tetapi juga simbol kebersamaan dan semangat kebangkitan umat di Bangka Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *