Oleh : Meilanto
Keberadaan masjid ini bisa dilihat pada peta Opgenomen door den Topografischen Dienst in 1928 seri DD 30,2 yang diterbitkan tahun 1930.

Sumber : Collection Leiden university
Dalam peta tersebut, masjid sudah permanen menggunakan batu bata (tanda merah). Masjid berada tidak jauh dari pertigaan jalan raya (verharde weg, waarvan de verharding, 2-4 m breed is). Sebelah utara masjid (seberang jalan) terdapat jalan setapak (voetpad) yang mengarah ke kebun lada, karet.
Bagaimana dengan saat ini?
Jika melihat Google maps, masjid Jami sudah pindah ke lokasi tidak jauh dari lokasi masjid lama. (BP)*

Sumber : Google maps
16 Ramadan 1446 H
16 Maret 2025 M.












