Oleh : Nanda Pratama (GP Ansor Bangka Selatan)
Harlah NU merupakan momentum untuk memperingati berdirinya Nahdlatul Ulama yang lahir pada tanggal 16 Rajab 1344 Hijriah atau bertepatan dengan 31 Januari 1936 Masehi.
Peringatan Harlah NU ini rutin diperingati setiap tanggal 16 Rajab sebagai bentuk refleksi atas perjuangan dan kontribusi NU bagi umat Islam dan bangsa Indonesia.
Pada tahun 2026,Nahdlatul Ulama telah memasuki usia ke-100 tahun yang setara dengan 1 abad dengan berbagai kiprah penting di bidang keagamaan,sosial,dan kebangsaan.
Di era digital yang terus berkembang pesat,menyampaikan pesan-pesan positif melalui ucapan menjadi salah satu bentuk strategi dakwah yang relevan dengan zaman.
Melalui media sosial,nilai-nilai kebaikan dapat disebarkan secara lebih luas dan mudah dijangkau.Sebagai generasi muda Nahdliyin,berperan aktif dalam Hari Lahir (Harlah) NU sangat krusial,terutama dalam meneruskan perjuangan ulama dan membawa semangat NU ke era milenial dan digital.
Anak muda diharapkan tidak hanya menjadi peserta,tetapi juga penggerak utama dalam perayaan Harlah.
Transformasi Digital dan teknologi Anak muda NU diharapkan menggunakan teknologi dan terlibat dalam penggunaan platform digital untuk menyebarkan nilai-nilai NU.
Termasuk meramaikan Harlah melalui kampanye di media sosial,konten kreatif,dan mengelola teknologi informasi di lingkungan NU.
Penggerak Kaderisasi dan Inovasi Harlan menjadi momen memunculkan figur milenial NU yang adaptif dan inovatif.
Anak muda berperan memunculkan kader-kader muda potensial dalam struktur organisasi.
Aktif dalam Kepanitiaan dan Acara tertib langsung dalam kepanitiaan Harlah di tingkat ranting,cabang,hingga pusat,serta menyelenggarakan kegiatan kreatif yang menarik minat generasi muda.
Menyebarkan Aswaja di Era Milenia Menjadikan Harlah sebagai momentum untuk menguatkan peran keagamaan(aman ah diniyah)dan kebangsaan(amanah wathaniyah) dengan gaya khas anak muda yang moderat, toleran dan damai.
Pemberdayaan Wirausaha Mengambil peran dalam pemberdayaan ekonomi umat sebagai bagian dari perayaan Harlah.
Dengan terlibat aktif,anak muda NU memastikan bahwa Nahdlatul Ulama tetap relevan dan progresif dalam mengawal Indonesia merdeka menuju peradaban mulia. (BP/ KM)*












