Puisi Mamuk SMPA 

Cin Cau

 

Di hamparan pagar cincau hijau kenyil-kenyil

Hidup lah seorang penggembala kahanan

Kahanannya sendiri

Anak-anak dan kingdom

 

Juga lingkungan sekitar

Bangsa dan negara

Agar lebih besar, makmur terukur lagi bermanfaat bagi sesama

 

Sesama manusia

Sesama makhluk

Juga remah-remah nyang kecil

Maupun Elang Jawa Jawi

Juga gajah dan harimau belang

 

Belalang, tetumbuhan, kangkung, Padmanaba, semprang juga kunang-kunang.

 

Melihat hijau daun ku mengerti apa kata hati

Melihat gagahnya gajah gading menyeringai

Kutatap, teliti jari-jemari tangan dan kaki

Ku menatap mawar merah merekah

 

Hatiku terluka

Terluka sangat dalam

Sedalam dasar segitiga Bermuda

Membentuk tukak jantung

Menjadikan bilik-bilik palung jantung kehidupan lautan Bermuda

 

Namun “Lautan Teduh Sang Ibu Bumi,”

 

Menawarkan penghiburan

Menyemai kasih sayang

Memberikan “Jamu Gendong Doa dan Penghargaan”

Juga rasa cita, cipta dan cintanya kepada anak-anak

 

Membuat ku teguh-timbul

Tangguh

Tanggon

Tetek

 

Aston Ke, Kw, 11042025.

Exit mobile version