Laporan : Ustadz Yanto
Bekaespedia.com. Bangka Selatan – Malam itu, Desa Bencah bersinar lebih terang dari biasanya. Cahaya cinta kepada Rasulullah SAW terpancar dari setiap wajah yang hadir dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman H. Sholahuddin Aly, Selasa malam, 23 September 2025. Lebih dari sekadar perayaan, malam itu adalah ungkapan rindu, syukur, dan harapan yang menyatu dalam kebersamaan.
Sebelum acara inti dimulai setelah salat Isya, suasana kebersamaan sudah terasa hangat dengan penampilan Hadroh dari santri-santri SMP dan SMA NU Pondok Pesantren Tarbiyatul Mubtadiin Toboali. Dengan lantunan lagu-lagu religi dan salawat yang merdu, mereka berhasil menghibur dan menyejukkan hati para jamaah yang berdatangan. Para tamu hadir dari berbagai daerah, mulai dari Desa Rias, Toboali, Simpang Rimba, Pulau Besar, Ranggas, hingga Air Gegas, menunjukkan antusiasme dan ikatan persaudaraan yang kuat.
Acara inti dimulai tepat setelah salat Isya, dipandu oleh MC kondang, Payai Lukman dari Desa Ranggas. Pembukaan diawali dengan Basmalah, dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang syahdu oleh Ananda Rendi, santri SMA NU Toboali Pontren TARMUB. Kekhusukan semakin terasa saat pembacaan Al-Barjanji khas Melayu dan Mahalul Qiyam yang penuh kerinduan kepada Rasulullah SAW, dipimpin langsung oleh KH. Sholahuddin Al Ayyubi.
Dalam sambutannya, Sohibul Maqasid, KH. Sholahuddin Al Ayyubi, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran para jamaah. Beliau mendoakan agar setiap hajat dan doa yang terpanjat dikabulkan oleh Allah SWT, serta berharap keberkahan Maulid Nabi dapat mengantarkan para jamaah untuk dapat menunaikan ibadah haji dan umrah setiap tahun.
Puncak acara adalah Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh KH. Abdul Muid. Dengan gaya ceramah yang menggebu-gebu namun diselingi gelak tawa, beliau menyampaikan pesan-pesan mendalam tentang pentingnya bersyukur atas segala nikmat Allah dan memperbanyak salawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai wujud cinta dan penghormatan.
Acara ditutup dengan makan bersama, di mana hidangan yang disajikan “luar biasa memuaskan” dinikmati oleh seluruh jamaah dalam suasana penuh keakraban. Semoga keberkahan Maulid Nabi ini senantiasa melimpah untuk Sohibul Hajat KH. Sholahuddin Al Ayyubi beserta keluarga, dan seluruh jamaah yang hadir.












