Opini  

Lawan Karakter Burukmu Itulah Jihad Sejati

Yanto,M,PD( Guru, Motivator & Da,wah Indonesia)

Bekaespedia.com, Setiap orang punya sisi gelap.

Punya karakter bawaan.

Ada yang pemalas.

Pemarah.

Mudah tersinggung.

Haus validasi.

Penakut.

Bakhil.

 

Itu mungkin pembawaan.

Tapi *bukan untuk dipelihara.*

 

Bawaan bukan alasan.

Karakter bukan takdir yang tak bisa diubah.

 

Justru di situlah *ladang pahala.*

 

Karena jihad terbesar bukan melawan orang lain tetapi *melawan diri sendiri.*

 

Allah berfirman:

 

وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ

“ _Adapun orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan dirinya dari hawa nafsu, maka sungguh surga adalah tempat tinggalnya._ ” (QS. An-Nazi’at: 40–41)

 

Menahan diri dari hawa nafsu.

Artinya *tidak memperturutkan sifat buruk.*

 

– Kalau kau pemalas, paksa diri disiplin.

– Kalau kau pemarah, latih diri diam.

– Kalau kau mudah tersinggung, belajar lapang dada.

– Kalau kau haus pengakuan, belajar ikhlas.

– Kalau kau bakhil, paksa tanganmu memberi.

 

Itu sakit.

Itu berat.

Tapi di situlah nilainya.

 

– Orang baik bukan yang tidak punya sisi buruk.

– Orang baik adalah yang sadar dan melawannya.

 

Karakter buruk yang dibiarkan

akan *merugikan orang lain.*

Dan akhirnya *menghancurkan diri sendiri.*

 

Tapi karakter buruk yang dilawan

akan *berubah menjadi pahala.*

 

– Setiap kali kau menahan amarah, itu kemenangan.

– Setiap kali kau menolak malas, itu kemenangan.

– Setiap kali kau memilih ikhlas daripada pujian, itu kemenangan.

 

*Jangan berdamai dengan kelemahan. Perangilah ia.*

Karena siapa yang menang melawan dirinya,

ia telah memenangkan peperangan yang paling berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *