Puisi  

SELEMBAR

Karya: Anak Bawang

 

Lirih bisik bayu dalam hening

Luruh rasa berpadu rindu

Berlarah-larah gambarkan pesan

Tumpah membanjiri lembaran

 

Panggung utama mulai menjanjikan

Kala dialektika menjadi hiburan

 

Utus gestur kawal asa

Merinai sepanjang jalan

Penuh sabar dalam lorong

Hingga menyentuh relung di kedalaman sukma

 

Chairil Anwar telah mengajarkan

Menyemangati, bagian perjuangan

Kekokohan dan keteguhan adalah kunci

Kemerdekaan, harga mati

 

Kini lembaran demi lembaran

Berserakan…, berjatuhan…

Bagai dedaunan di alam liar

 

Bulir-bulir abjad kadang tak lagi menyejukkan

Antar kelompok bait saling bertikai

Kata-kata bak senjata tajam nan runcing

Seolah memiliki mata sinis

Haus mangsa…

 

Duka mengangkat cerita

Kisah pejuang larik dalam temaram

Kini dirasa semakin jauh

Jauh…., digerus zaman

 

Sungguh…, perjuanganmu dulu

Kami rasakan hingga kini

Lewat warisan lembaran-lembaran penyemangat

Chairil Anwar…., pesanmu kami terima. (BP/ KM)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *