Tangan memilih beras campur butiran ketan,
Warna putih dan kekuningan menyatu dalam karung.
Pilihan sederhana untuk isi piring keluarga,
Setiap biji jadi janji untuk hari esok yang lebih baik.
Langkah kaki menuju taksi yang menanti di depan,
Duduk tegak sambil memandang jalan yang melengkung.
Roda berputar membawa impian dan harapan,
Setiap kilometer jadi bagian dari perjalanan panjang.
Tangan bekerja keras, tangisan keringat bercerita,
Otak berpikir cepat menghadapi setiap ujian.
Tubuh lelah tapi hati tetap kuat berdiri,
Semua untuk masa depan yang sedang menanti di kejauhan.
Angin menerbangkan doa dari dalam dada,
Untuk setiap jiwa yang membaca dan merenungkan cerita ini.
Semoga Tuhan beri kesempatan yang luas dan jelas,
Supaya setiap langkah mereka menemukan cahaya yang terang.
RIAS, 30 Maret 2026












