Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY Berdampak: Sosialisasi Pengolahan Sampah yang Baik di SDN Minomartani 2

Penulis : Karya Arnando ( Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY)

 

Bekaespedia.com. Yogyakarta_Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya meningkatkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pengelolaan sampah, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang pengolahan sampah yang baik di SDN Minomartani 2 pada 25 Mei 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui kebiasaan mengelola sampah secara tepat.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UNY yang terdiri atas Karya Arnando (25040830057), Salma Hadyan Faelashofa (25040830263), Florence Felicia Chandra (25040830122), Cahaya Nada Pratama (25040830261), dan Ayu Zahratun Jannah (25040830087).

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya menghadirkan pembelajaran yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi siswa.

Dalam kegiatan sosialisasi, siswa diperkenalkan dengan jenis-jenis sampah, seperti sampah organik dan non-organik beserta contoh-contohnya. Selain itu, siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengurangi dampak sampah terhadap lingkungan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan diskusi bersama siswa. Selain penyampaian materi, mahasiswa juga menghadirkan bentuk interaksi berupa post-test dengan alur cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Melalui metode tersebut, siswa diajak memahami situasi sederhana yang sering mereka temui dan menentukan tindakan yang tepat dalam mengelola sampah.

Tidak hanya itu, siswa juga diajak melakukan praktik langsung memilah dan memasukkan sampah ke tempat yang sesuai berdasarkan jenisnya.

Kegiatan praktik ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya edukasi lingkungan bagi siswa sejak usia dini.

Kegiatan ini juga disambut dengan antusias oleh para peserta didik SDN Minomartani 2. Semangat siswa terlihat selama kegiatan berlangsung, mulai dari memperhatikan materi, menjawab pertanyaan, hingga berpartisipasi aktif dalam setiap sesi yang diberikan.

Kegiatan ini juga disambut baik oleh Shinta selaku Kepala SDN Minomartani 2. Beliau menyampaikan harapannya agar kegiatan sosialisasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi para siswa serta menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Selain memberikan pengetahuan baru kepada anak-anak sekolah dasar, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Menurut Kepsek SDN Minomartani 2, edukasi mengenai pengolahan sampah yang baik juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

Salah satu siswa juga menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan tersebut. “Senang bisa bermain sambil belajar mengenal pengolahan sampah di sekolah kami,” ungkap salah satu peserta didik dengan antusias.

Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (Responsible Consumption and Production).

Melalui edukasi mengenai pengelolaan sampah yang baik, siswa diajak memahami pentingnya membangun kebiasaan bijak dalam menggunakan, mengelola, dan membuang sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNY menunjukkan komitmennya dalam memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui edukasi lingkungan.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat UNY Berdampak, yaitu menghadirkan kontribusi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesadaran siswa untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan serta menerapkan kebiasaan mengelola sampah dengan baik sejak usia dini. (BP/ KM)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *