Rasul mengajari hikmah yang nyata terasa,
Sembuhkan hati, maka tubuh pun terjaga,
Jika gumpalan daging itu tenang berseri,
Seluruh jasad pun ikut sehat dan abadi.
Benci yang mendalam, dendam yang bersemayam,
Bukan sekadar rasa, tapi racun yang merayap diam,
Menyerang nadi, mengubah darah menjadi asam,
Membuka jalan bagi sakit yang tak terduga datang.
Sakit hati yang dibiarkan terus menggerogoti,
Jelma jadi penyakit yang merambah ke segenap jari,
Kanker, jantung lemah, gula darah tak teratur lagi,
Semua berawal dari hati yang tak pernah bersih lagi.
Kita obati tubuh dari luar dengan segala cara,
Operasi, obat, ramuan hingga tenaga habis terasa,
Namun akar masalah tetap dibiarkan meronta,
Hati tetap luka, racunnya tetap mengalir tiada hentinya.
Stres membelenggu, pikiran kacau tak menentu,
Kecewa berlarut, benci masih menyala terus,
Tanpa sadar langkah kita perlahan memusnahkan diri,
Membiarkan jiwa dan raga terus tertekan tanpa henti.
Benar sabda Nabi yang terpatri dalam hati,
“Baik hati, baiklah seluruh jasad ini,
Buruk hati, rusaklah seluruh anggota badan dan nyawa,
Karena hati adalah pusat dari segala keadaan jiwa.”
Hati yang bersih ibarat air yang jernih mengalir,
Menyejukkan jiwa, memberi kekuatan tanpa batas diri,
Menerima takdir dengan lapang dan ikhlas hati,
Syukur selalu terucap, walau apa pun yang terjadi.
Hati yang suci tak mengenal rasa dengki,
Tak menyimpan dendam walau tersakiti hati,
Bahagia saat orang lain merasakan nikmat,
Berbagi tulus tanpa mengharap balas sedikit pun.
Seperti anak kecil yang tertawa tanpa beban,
Hati yang sehat tak terbebani prasangka dan luka lama,
Ia terang benderang, penuh cahaya yang tenang,
Menjaga tubuh tetap bugar sampai ke usia senja.
Jika sakit telah menjelma dan terasa nyata,
Jangan hanya lihat gejala yang tampak di permukaan saja,
Cari sebabnya yang tersembunyi di dalam sanubari,
Bersihkan hati, maka obat paling mujarab pun hadir sendiri.
Mencuci hati adalah ibadah yang tak ternilai,
Memaafkan kesalahan, melepaskan segala beban yang berat,
Mengembalikan keadaan pada fitrah yang suci,
Agar rahmat Allah senantiasa menyertai setiap langkah.
Jagalah hati dari segala rasa yang mematikan,
Karena di sanalah kunci sehat dunia dan akhirat,
Bersihkan ia terus dengan ingat dan ridha pada Tuhan,
Maka tubuh pun kokoh, jiwa tenang, hidup pun penuh keberkahan.
Indonesia,19 Juni 2024












