Peta arak arakan menyambut Pengakuan Kedaulatan.

Gambar: peta arak arakan di Kota Mentok, sumber Dokumentasi Pribadi.

 

Oleh Dato’ Akhmad Elvian, DPMP

Dalam dinding rumah Mayor Tjoeng A Tiam di Mentok, diletakkan satu peta yang sudah lusuh dan pada bagian atasnya telah dimakan rayap.

Peta tersebut menggambarkan ——perdjalanan arak – arakan pada tanggal 27 Desember 1949.

Dalam konteks sejarah tanggal 27 Desember 1949, Perdana Menteri Republik Indonesia Serikat, Mohammad Hatta, menerima Souvereniteit overdracht yang biasa diterjemahkan Presiden Soekarno sebagai pengakuan kedaulatan, bukan penyerahan kedaulatan, dari ratu Juliana.

Perdjalanan arak – arakan dalam peta menunjukkan bahwa masyarakat Bangka khususnya di Mentok sangat menyambut penandatanganan pengakuan kedaulatan dan Indonesia kemudian berbentuk Negara RIS sampai 17 Agustus 1950.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *