Bentengi Generasi Muda dari Bullying, Polsek Simpang Teritip Tanamkan Nilai Empati di Ruang Kelas

Bekaespedia.com, Simpang Teritip, – Gelak tawa para pelajar yang memenuhi ruang kelas SMP Negeri 6 Simpang Teritip, Kamis (16/7/2026), sejenak berubah menjadi suasana penuh perhatian. Di hadapan guru dan calon siswa, personel Polsek Simpang Teritip hadir membawa pesan sederhana namun bermakna: tidak ada tempat bagi bullying dan kenakalan remaja di lingkungan sekolah.

Sosialisasi yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu diikuti oleh pihak sekolah, para guru, Bhabinkamtibmas Desa Simpang Tiga, serta calon siswa SMP Negeri 1 Simpang Teritip. Melalui dialog yang interaktif, para pelajar diajak memahami bahwa perundungan bukan sekadar candaan, melainkan tindakan yang dapat meninggalkan luka bagi korbannya.

Selain mengingatkan bahaya bullying, personel kepolisian juga mengajak para siswa untuk membangun pergaulan yang sehat, saling menghormati, serta menjaga lingkungan sekolah agar tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan, edukasi kepada pelajar merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mencegah lahirnya berbagai bentuk kenakalan remaja.

“Anak-anak perlu diberikan pemahaman sejak dini bahwa bullying bukanlah hal yang dapat dibenarkan. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan saling menghargai,” ujar Yos.

Ia menegaskan, membangun karakter generasi muda tidak dapat dilakukan oleh kepolisian sendiri. Menurutnya, sekolah, keluarga dan lingkungan memiliki peran yang sama penting dalam membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan bertanggung jawab.

“Pencegahan kenakalan remaja bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan peran bersama antara sekolah, orang tua, dan lingkungan sekitar. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat menciptakan generasi yang berkarakter dan menjauhi perilaku menyimpang,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, para pelajar tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Mereka juga diajak berdiskusi mengenai pentingnya menghormati perbedaan, mengendalikan emosi, serta berani melaporkan apabila menjadi korban maupun menyaksikan tindakan perundungan.

Sosialisasi berlangsung aman, tertib, dan lancar. Polres Bangka Barat menegaskan kegiatan edukasi kepada generasi muda akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari bullying dan kenakalan remaja.

Exit mobile version