BKPRMI Bangka Barat Siap Gelar Guntara I Khusus Ustadz dan Ustadzah
Bekaespedia.com, Bangka Barat, – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bangka Barat bersiap menggelar ajang Gebyar Ustadz Ustadzah Nusantara (Guntara) I. Berbeda dari kegiatan-kegiatan sebelumnya yang umumnya ditujukan bagi para santri, perhelatan Guntara ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di tingkat kabupaten/kota se-Indonesia khusus bagi para guru (ustadz dan ustadzah) di bawah naungan BKPRMI.
Menanggapi program perintis ini, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an (LPPTKA) BKPRMI Bangka Barat menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan perhelatan tersebut.
Ketua DPD BKPRMI Bangka Barat, Nendar Firdaus, menyambut hangat pelaksanaan Guntara I sebagai ajang apresiasi, silaturahmi, serta wadah peningkatan kompetensi para pendidik Al-Qur’an.
Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Bangka Barat, Emil Vie, menyampaikan bahwa kegiatan rencananya akan dilaksanakan pada Minggu, 1 November 2026 bertempat di Mentok.
“Untuk lokasi pelaksanaan akan dipusatkan di tiga titik, yaitu Masjid Baitul Hikmah Mentok, TPA Al-Khairiyah, dan SDN 21 Mentok,” jelas Emil Vie dalam rapat pemantapan pelaksanaan yang digelar Ahad malam (25/10/2026) di Mentok.
Ragam Kategori Lomba dan Jenjang Berkelanjutan
Guntara I tingkat Kabupaten Bangka Barat ini akan memperlombakan berbagai cabang kemampuan dan kreativitas guru Al-Qur’an, di antaranya:
1. Tartil Qur’an
2. Cerdas Cermat Qur’an
3. Story Telling (Bercerita)
4. Membuat APE (Alat Peraga Edukasi) Bahan Daur Ulang
5. Kaligrafi Al-Qur’an
6. Menggambar
7. Miro Teaching
Para pemenang dan peserta terbaik dari ajang Guntara I tingkat kabupaten ini nantinya tidak hanya berhenti di tingkat lokal, namun akan diikutsertakan dan berlanjut mewakili daerah ke jenjang Tingkat Provinsi hingga Tingkat Nasional.
Melalui perhelatan Guntara I ini, diharapkan para ustadz dan ustadzah pengajar TPA/TPQ se-Kabupaten Bangka Barat dapat makin bersemangat, terus mengasah kompetensi, serta membawa harum nama Bangka Barat di kancah nasional dalam mencetak generasi Qur’ani.












