Bekaespedia.com. Namang, 26 November 2025 – Stasiun Klimatologi Bangka Belitung menyelenggarakan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik bertema “Penguatan Literasi Iklim untuk Peningkatan Produktivitas Padi” di Gedung Serbaguna Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian dan petani sawah di Kecamatan Namang dan sekitarnya.
Kepala Stasiun Klimatologi Bangka Belitung, Eko Sulistyo Nugroho, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemahaman terhadap informasi iklim menjadi kunci penting dalam meningkatkan produksi pertanian secara berkelanjutan. Menurutnya, komoditas padi sangat rentan terhadap perubahan curah hujan dan pola musim.
“BMKG hadir untuk menyediakan layanan informasi iklim yang dapat dimanfaatkan langsung oleh sektor pertanian di Bangka Tengah sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat bagi para petani,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Layanan Iklim Terapan BMKG yang diwakili oleh Subkoordinator Bidang Informasi Iklim Lingkungan, Muhammad Agung Fauzi, menyampaikan bahwa variabilitas iklim yang semakin tidak menentu menuntut strategi adaptasi yang lebih terukur dan berbasis data.
“Sekolah Lapang Iklim merupakan sarana literasi iklim yang terintegrasi, mulai dari penyampaian informasi iklim, penyusunan rencana tanam, hingga pendampingan teknis di lapangan,” kata Agung. Ia berharap melalui program ini petani mampu membaca potensi risiko cuaca, menyesuaikan pola tanam, serta menerapkan teknik adaptasi agar kerugian dapat diminimalkan dan produktivitas terus meningkat.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, drg. Muhammad Anas Ma’ruf. Ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan SLI Tematik tersebut dan berharap kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas petani dalam menghadapi dinamika iklim yang semakin kompleks, sekaligus mendorong peningkatan produksi pangan daerah.
Kegiatan ini turut menghadirkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Tengah, Dian Akbarini, sebagai narasumber yang membawakan materi Peningkatan Produktivitas Padi. Sementara itu, BMKG memberikan pembekalan mengenai pengenalan cuaca dan iklim serta pemanfaatan informasi iklim dalam mendukung pengambilan keputusan di tingkat usaha tani.
Selain itu, narasumber dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), Feriadi, menyampaikan materi Analisis Kalender Tanam (Katam) dan penyesuaian pola tanam berbasis data iklim.
Melalui SLI Tematik ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai keterkaitan antara kondisi iklim, waktu tanam, serta strategi adaptasi terhadap variabilitas iklim. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam meningkatkan keberhasilan budidaya padi di tengah tantangan perubahan iklim.
Penyelenggaraan SLI Tematik ini sekaligus menjadi wujud komitmen Stasiun Klimatologi Bangka Belitung dalam memperluas layanan informasi iklim serta memperkuat ketahanan sektor pertanian di Kabupaten Bangka Tengah. (BP/ KM)*
