Boni, Sang Pahlawan Kecil

Oleh: Aiko Helsa Aqilah (Siswa SDN 2 Pangkalanbaru)

 

Di kaki bukit yang indah ada sebuah desa yang sangat bersih. Desa itu di kelilingi oleh sungai yang jernih dan pohon yang hijau dan rindang. Mereka tidak pernah membuang sampah sembarangan. Nama Desa itu adalah Desa Hijau Asri.

Namun seiring berjalannya waktu, kebiasaan warga mulai berubah. Warga mulai membuang sampah sembarangan. Seperti membuang sampah di sungai, warga juga menebang pohon sembarangan. Tidak jarang orang membuang sampah di depan rumah warga. Karena itu Boni, anak kelas 4 SD yang menjadi salah satu warga di Desa Hijau Asri merasa sedih karena sungai di belakang rumahnya sangat kotor, berbau dan tercemar. Boni memikirkan cara agar desanya bisa bersih dan tidak berbau lagi. Akhirnya Boni mengajak teman-temannya untuk membersihkan sungai. Dan memisahkan sampah organik dan sampah non organik.

“Teman-teman ayo kita bersihkan sampah-sampah yang ada di sungai!” Kata Boni.

“Baik Boni ayo kita membersihkan sungainya,” jawab teman-teman Boni. Awalnya warga tidak peduli dengan Boni dan teman-teman Boni. Boni tidak menyerah, Boni mengajak teman-temannya untuk lebih semangat mengumpulkan sampah atau memilih sampah. Boni dan teman-teman memisahkan sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos, atau baju festival dan kerajinan tangan. Karena di sekolah Boni, sering mengadakan kegiatan festival dan lomba membuat kerajinan tangan. Sedangkan sampah non-organik dikumpulkan untuk di olah kembali.

Satu persatu warga melihat semangat Boni dan teman-temannya. Akhirnya warga mulai membantu Boni dan teman-temannya. Warga juga membuat tempat sampah agar bisa mengumpulkan sampah organik dan sampah non organik. Mereka juga membuat koperasi untuk menyewakan baju festival atau meminjamkannya. Warga Desa Hijau Asri, juga menjual kerajinan tangan bersama-sama.

Satu bulan, kemudian Desa hijau Asri menjadi bersih seperti semula. Sungai, di Desa Hijau Asri kembali jernih dan ikan-ikan di sungai terlihat jelas.

“Boni, ayo kita mandi bersama-sama di sungai karena sungai di desa kita sudah bersih!” Kata teman-teman Boni.

“Ayo teman-teman!” Jawab Boni kepada teman-temannya.

Boni dan teman-temannya bersiap-siap untuk pergi ke sungai. Setelah Boni dan teman-temannya sampai di sungai, mereka melihat sungainya sudah bersih. “Terima kasih ya Boni, sudah membersihkan Desa Hijau Asri!” Kata salah satu warga Desa.

“Sama-sama Pak, ini juga berkat teman-teman dan warga desa.” Jawab.

Pak RT juga mengadakan kerja bakti setiap minggunya.

“Perhatian, warga Desa Hijau Asri kita akan mengadakan kerja bakti setiap minggunya.” Kata pak RT.

“Baik Pak RT.” Jawab warga.

Satu minggu kemudian warga mulai kerja bakti, lingkungan menjadi bersih Kembali. Pohon juga kembali menghijau. Boni dan teman-teman bisa bermain di lingkungan yang bersih dan indah. (BP/ KM)*

 

Catatan: Cerpen ini merupakan karya peserta FLS3N Tingkat Kecamatan Pangkalanbaru Tahun 2026 Cabang Menulis Cerita. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *