Oleh : Alexandria Valeska (Siswa SDN Dian Harapan, Bangka)
Suatu hari tinggallah seorang anak bernama Vivian. Vivian adalah anak yang gemar bermain game digital. Tetapi ada satu hal buruk dari Vivian, dia suka membuang sampah sembarangan karena dia berpikir bahwa sampah itu akan hilang dengan sendirinya. Itulah alasan mengapa dia suka membuang sampah sembarangan, tetapi ada satu hari yang akan mengubah kebiasaan itu.
Saat di sekolah Ibu Guru memberi tugas untuk dikerjakan di rumah yang bertema, “Bagaimana cara menjaga bumi”. Vivian bingung ingin membuat tugas seperti apa, maka dia bertanya kepada temannya tentang tugas itu.
“Kamu tahu tidak tentang tugas yang ibu guru beri?” Vivian bertanya.
“Aku tidak tahu, coba kamu bertanya kepada Ibumu!” jawab temannya.
Vivian mendengarkan saran temannya lalu dia bertanya kepada ibunya setelah sekolah.
“Ibu, Vivian tidak tahu apa yang ingin dikerjakan untuk tugas Vivian,” tanya Vivian.
“Mungkin kamu bisa melakukan aktivitas yang kamu suka untuk bahan tugas kamu!” jawab ibu.
“Ide yang bagus, Vivian akan melakukan aktivitas yang Vivian suka,” balas Vivian.
Setelah mendengar itu Vivian bergegas ke kamarnya untuk mengingat apa aktivitas yang dia suka, lalu dia mengingat bahwa ia suka bermain game, lalu dia mengambil handphonenya dan bergegas mencari game yang berkaitan dengan bagaimana cara menjaga bumi. Beberapa jam kemudian Vivian telah menemukan game yang berkaitan dengan bagaimana cara menjaga bumi.
Setelah game itu ditemukan dia membuka game itu dan mulai bermain selama satu jam. Tiga puluh menit telah berlalu Vivian pun menaikan level sampai level sepuluh. Di level itu dia mendapatkan cerita tentang bumi kita telah dipenuhi sampah, asap, dan lain-lainnya dan jika ingin bumi itu menjadi bersih lagi dia harus menyelesaikan quest yang diberi maka Vivian membaca quest itu dan dia harus membersihkan bumi yang kotor itu dengan cara 3R.
Dahi Vivian mengkerut karena dia kebingungan oleh quest itu. Setelah melihat quest itu berkali-kali dia akhirnya memutuskan untuk mencari tentang 3R di handphonenya dan ternyata 3R Adalah Recycle, Reuse, Reduce yang secara pendek mengartikan jika ada sampah atau barang yang tidak dipakai lagi bisa diubah menjadi barang yang lebih berguna.
Setelah membaca itu Vivian kembali ke gamenya dan melakukan quest itu. Dia mencari sampah atau hal yang tidak bisa dipakai lagi. Akhirnya Vivian menemukan botol plastik di tengah jalan lalu dia mengubah botol itu menjadi tempat untuk pensil atau barang lainnnya yang bagus dan bersinar terang.
Dia telah menyelesaikan quest itu dan dia mendapatkan alat spesial yang bisa mengubah bumi yang rusak itu menjadi bumi yang lebih bersih. Dia memakai alat itu untuk membersihkan hal yang bisa berdampak buruk kepada bumi itu seperti sampah dan polusi. Bumi itu pun menjadi bersih seperti kristal. Vivian tersenyum karena dia telah membuat bumi itu menjadi lebih bersih.
Saat berjalan ke sekolah dia memutuskan untuk membuat tugas itu dalam bentuk presentasi agar gampang dimengerti dan dia mengingat bahwa banyak orang yang buruk yang membuat bumi kita menjadi lebih kotor, dia juga menyadari orang itu adalah dirinya sendiri dan Vivian memutuskan untuk mengubah kebiasaan buruknya dengan tidak membuang sampah sembarangan lagi.
Vivian telah tiba di sekolah dan dia memberitahu tentang ide tugasnya, tetapi temannya memberitahu bahwa ide itu jelek karena dia ingin membuat Vivian putus asa. Muka Vivian menjadi gelap, lalu dia mengingat bahwa ide ini adalah idenya bukan ide temannya maka dia memberitahu kepada temannya.
“Kamu tidak akan membuat saya putus asa dengan kata-kata itu, jadi pergi dari hadapan saya selamanya!” Vivian membalas temannya dengan senyuman yang lebar.
Mendengar itu temannya menghentakkan kakinya ke lantai karena dia gagal untuk membuat Vivian putus asa. Kelas sudah dimulai dan dia mempresentasikan tugasnya dengan baik, saat ibu guru memberi komplimen, Vivian berdiri dengan bangga dan tersenyum lebar karena dia tahu dia telah mempresentasikan dengan baik.
Diakhir pelajaran ibu guru memberi nilai seratus kepada Vivian karena presentasi Vivian gampang untuk dimengerti dan memiliki banyak cara untuk menjaga bumi seperti 3R atau aksi yang kecil seperti membuang sampah pada tempatnya. Kebiasaan buruk Vivian telah berubah dan dia telah membuat bumi ini lebih bersih dengan aksinya yang kecil. (BP/ KM)*
Catatan: Cerpen ini merupakan karya peserta FLS3N Tingkat Kecamatan Pangkalanbaru Tahun 2026 Cabang Menulis Cerita.












