Desa Gudang Rayakan Puaso Enem, Begini Kisah Awalnya

Laporan : Abok Amang

Bekaespedia.com,Simpang Rimba, – Untuk meningkatkan ketaqwaan pada Allah Subhanahu wata’ala dan mengikat persaudaraan serta menjalin silaturahmi, warga desa Gudang Kecamatan Simpang Rimba kabupaten Bangka Selatan menggelar Puasa Enam atau puasa Syawal, Jum’at (18/4/2025)

Puasa sunnah syawal yang disebut dengan Puaso Enem ini dilaksanakan selama enam hari selama bulan syawal. Perayaannya merupakan sebagai bentuk rasa syukur dan pengharapan akan pahala dari Allah SWT.

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dan kemudian diikuti dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu seperti puasa setahun penuh.” Demikian Hadits Rasulullah SAW yang dikutip oleh Kodri, penghulu desa Gudang saat menyampaikan sambutannya.

Ia berharap agar puasa enam Syawal ini dapat membawa berkah dan kebaikan bagi warga, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjalankan ibadah sunnah dan meningkatkan kualitas keimanan.

Perayaan Puaso Enem di Desa Gudang berlangsung dengan semangat. Masyarakat berbondong-bondong mendatangi balai desa sebagai tempat pertemuan dan pelaksanaan kegiatan.

“Perayaan Puaso Enem ini pertama kali dilaksanakan tahun 1997. Waktu itu saya menjabat sebagai kepala desa, dan itu awalnya. Alhamdulillah hingga kini masih dilaksanakan”, jelas Ishak Hardini (73) mantan kepala desa Gudang.

Menurutnya Pelaksanaan perayaan Puaso enem umumnya dilaksanakan pada hari jumat menjelang akhir bulan syawal. Walau ada sebagian yang belum usai melaksanakannya, namun masyarakat umumnya akan turut serta merayakannya.

Dalam melaksanakan puasa Syawal, umat Islam dapat memilih hari-hari yang sesuai dengan kemampuan dan jadwal masing-masing. Puasa Syawal dapat dilaksanakan secara berturut-turut atau tidak berturut-turut, asalkan dilaksanakan dalam bulan Syawal.

Dengan demikian, puasa Syawal menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. (BP)*

Exit mobile version