Di Balik Audit Itwasum Polri, Kapolres Bangka Barat Tekankan Satu Hal: Jangan Berhenti Berbenah

Laporan : Belva Al Akhab

Bekaespedia.com, Bangka Barat, – Sebuah organisasi tidak hanya dinilai dari seberapa banyak program yang berhasil dijalankan. Ada hal lain yang tidak kalah penting tentang bagaimana program itu dilaksanakan, dari mana anggarannya digunakan, hingga sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan.

 

Bagi Polres Bangka Barat, evaluasi menjadi bagian dari perjalanan untuk terus memperbaiki diri.

 

Pesan itu mengemuka saat Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H. mengikuti Audit Kinerja Tahap II Tahun 2026 aspek Pelaksanaan dan Pengendalian yang digelar Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri di Gedung Tribrata Polda Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (8/8/2026).

 

Kegiatan tersebut bukan sekadar pemeriksaan dokumen. Audit menjadi momentum untuk melihat kembali pelaksanaan program kerja dan pengelolaan anggaran di lingkungan kepolisian, sekaligus memastikan semuanya berjalan sesuai ketentuan, efektif, efisien dan akuntabel.

 

Kapolres hadir bersama pejabat utama Polres Bangka Barat, para Kaur Mintu Bag, Sat dan Sie, serta perwakilan personel Polres dan Polsek jajaran.

 

Satu per satu aspek kinerja menjadi bagian dari pemeriksaan. Mulai dari pencapaian program kegiatan, realisasi penggunaan anggaran Tahun Anggaran 2026, pertanggungjawaban keuangan, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), hingga pelaksanaan tugas pokok dan fungsi satuan kerja.

 

Di titik inilah audit menjadi semacam cermin bagi organisasi.

 

Apa yang sudah berjalan baik dipertahankan. Sementara kekurangan dan catatan menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

 

Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan Kapolres AKBP Helen Simanjuntak menempatkan audit tersebut sebagai bagian dari proses evaluasi untuk meningkatkan kualitas kinerja seluruh jajaran.

 

“Audit ini menjadi bagian dari evaluasi dan pembenahan agar seluruh program kerja yang dilaksanakan jajaran Polres Bangka Barat semakin tertib, efektif dan akuntabel. Setiap masukan dari tim audit tentunya menjadi bahan bagi kami untuk terus melakukan perbaikan,” kata Yos, Sabtu (8/8/2026).

 

Menurut Yos, Kapolres juga mendorong personel agar tidak melihat evaluasi sebagai sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sebagai kesempatan untuk memperbaiki pelaksanaan tugas.

 

Sebab, keberhasilan kepolisian tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya kegiatan yang terlaksana. Lebih jauh, keberhasilan juga diukur dari ketepatan pelaksanaan, kepatuhan terhadap aturan dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

 

“Kapolres menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas bukan hanya dilihat dari kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari bagaimana kegiatan tersebut memberikan manfaat dan dilaksanakan sesuai aturan,” ujarnya.

 

Prinsip itu kemudian diarahkan pada satu tujuan yang lebih besar, yakni meningkatkan profesionalisme personel dan kualitas pelayanan publik.

 

Setiap administrasi yang tertib, penggunaan anggaran yang dapat dipertanggungjawabkan, serta pelaksanaan tugas yang sesuai prosedur pada akhirnya harus bermuara pada pelayanan yang lebih baik.

 

“Kami ingin setiap pelaksanaan tugas semakin profesional, tertib administrasi dan dapat dipertanggung jawabkan. Pada akhirnya, seluruh upaya pembenahan ini bermuara pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Yos.

 

Audit Kinerja Tahap II aspek Pelaksanaan dan Pengendalian Tahun 2026 tersebut berakhir sekitar pukul 15.30 WIB.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan kondusif.

 

Bagi Polres Bangka Barat, selesainya audit bukanlah garis akhir. Justru dari proses evaluasi itulah langkah pembenahan berikutnya dimulai.

 

Sebab di balik laporan, angka anggaran dan tumpukan administrasi, ada tanggung jawab yang jauh lebih besar untuk memastikan setiap tugas kepolisian dijalankan secara profesional dan setiap pelayanan benar-benar hadir untuk masyarakat.

Exit mobile version