Bekaespedia.com, Bangka Belitung,-Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai Festival Kampung Dongeng Bangka Belitung 2026 yang digelar pada Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan Milad ke-17 Kampung Dongeng Indonesia yang tahun ini berlangsung serentak di lebih dari 50 kota di Indonesia.
Mengusung semangat literasi keluarga, festival ini hadir bukan sekadar sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang edukatif untuk menguatkan kembali budaya mendongeng sebagai sarana pembentukan karakter anak. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi Komunitas Kampung Dongeng Bangka Belitung bersama Bank Indonesia.
Sejak pagi, lokasi kegiatan dipadati peserta dari berbagai daerah di Bangka Belitung. Anak-anak bersama orang tua tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dikemas interaktif, mulai dari sesi dongeng, permainan edukatif, senam bersama, hingga aktivitas kreatif keluarga yang mempererat kebersamaan.
Kehadiran para Bunda Literasi dari berbagai daerah turut menambah semarak acara. Bunda Literasi Kabupaten Bangka Tengah, Bunda Eva, serta Bunda Literasi Kabupaten Bangka Selatan, Bunda Elizia, hadir memberikan dukungan langsung terhadap penguatan gerakan literasi berbasis keluarga di daerah.
Acara resmi dibuka oleh Bunda Melati selaku Pembina Kampung Dongeng Bangka Belitung. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa dongeng memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak di tengah perkembangan zaman dan teknologi saat ini.
“Dongeng bukan hanya tentang bercerita, tetapi tentang menghadirkan kedekatan emosional antara anak dan keluarga. Melalui dongeng, anak belajar tentang empati, keberanian, kejujuran, dan nilai-nilai kehidupan dengan cara yang menyenangkan,” ujar Bunda Melati.
Ia juga berharap Festival Kampung Dongeng dapat menjadi ruang positif yang terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak keluarga untuk kembali membiasakan budaya mendongeng di rumah.
Ketua Kampung Dongeng Bangka Belitung, Bunda Desri, turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, festival ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi momentum memperkuat gerakan literasi keluarga di Bangka Belitung.
“Kami sangat bersyukur melihat antusiasme keluarga dongeng yang hadir hari ini. Semoga kegiatan ini menjadi langkah kecil yang membawa dampak besar bagi tumbuh kembang anak-anak kita. Terima kasih kepada Bank Indonesia dan seluruh pihak yang terus mendukung gerakan Kampung Dongeng Bangka Belitung,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan permainan interaktif dan senam Kampung Dongeng yang dipandu para pendongeng. Gelak tawa dan sorakan anak-anak membuat suasana semakin hidup, menciptakan energi positif sepanjang acara berlangsung.
Puncak kegiatan berlangsung saat lima finalis Pemilihan Duta Dongeng sebagai bagian dari program Cinta Bangga dan Paham (CBP) Rupiah Championship 2026 Bank Indonesia tampil di atas panggung membawakan dongeng terbaik mereka.
Kelima finalis, yakni Xavier Xaverius, Selena Christiani, Amsyar Asyfaq, Saidatul Varda, dan Aqilah Syaura tampil penuh percaya diri dengan karakter dan gaya mendongeng yang berbeda-beda.
Dari proses seleksi ketat dari banyak peserta, akhirnya
terpilih lima finalis terbaik hingga kemudian mengerucut pada satu nama sebagai pemenang.
Amsyar Asyfaq berhasil meraih Juara 1 Duta Dongeng Bank Indonesia Bangka Belitung 2026 dan berhak mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada kompetisi tingkat nasional.

Festival Kampung Dongeng ini menjadi bukti bahwa budaya mendongeng tetap relevan di tengah perkembangan era digital, sekaligus menjadi sarana sederhana namun bermakna dalam memperkuat hubungan keluarga dan menumbuhkan karakter anak sejak dini.
Festival ini juga menjadi pengingat bahwa setiap cerita yang dibacakan hari ini dapat menjadi mimpi besar yang tumbuh di hati anak-anak Indonesia. Semoga semakin banyak ruang seperti ini hadir di seluruh penjuru negeri, agar setiap anak tumbuh dengan hati yang hangat, keberanian untuk bermimpi, dan karakter yang kuat untuk menghadapi masa depan.












