Fun Archery 2026 : Jadi Panggung Pemanah Pemula, Atlet Muda Bangka Selatan Tampil Penuh Semangat

Laporan : Zulaikha

Bekaespedia.com, Pangkalpinang,- Minggu (04/10/2026). Semangat mengembangkan olahraga panahan sejak usia dini terus tumbuh di kalangan pelajar Kabupaten Bangka Selatan. Hal itu terlihat dari keikutsertaan sejumlah pemanah muda Bangka Selatan dalam Fun Archery 2026, sebuah kompetisi yang memang diperuntukkan bagi para pemanah pemula. Bukan sekadar mencari juara, Fun Archery 2026 hadir sebagai ruang bagi pemanah pemula untuk berani bertanding, merasakan atmosfer kompetisi, mengukur kemampuan, sekaligus menumbuhkan motivasi agar semakin serius menekuni olahraga panahan.

Kompetisi ini diikuti sebanyak 162 peserta yang terbagi dalam beberapa kategori, yakni NAS SD sebanyak 89 peserta, NAS SMP 30 peserta, Horse Bow 35 peserta dan Compound 8 peserta. Bagi pemanah yang baru mengenal dunia kompetisi, jumlah peserta tersebut tentu menjadi pengalaman tersendiri. Mereka tidak hanya berhadapan dengan target, tetapi juga harus belajar mengelola rasa gugup, menjaga konsentrasi, mengikuti aturan pertandingan dan tetap percaya diri ketika berada di garis tembak.

Sejumlah pemanah muda asal Bangka Selatan tampil dalam kategori Standar Nasional 7 meter dan 15 meter. Mereka berasal dari Pena Archery Club dan Junjung Besaoh Archery Club, dengan para atlet yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Bangka Selatan meraih Medali 1 Emas dan 2 Perak di Pertandingan Kualifikasi. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Ahmad Husnu Syadid, atlet Pena Archery Club yang merupakan siswa SDN 14 Toboali. Syadid berhasil meraih dua medali emas, masing-masing Medali Emas Kualifikasi dan Emas Juara Bantalan Kategori Standar Nasional SD 7 Meter Putra. Prestasi berikutnya datang dari Atta Safina Rachman, atlet Pena Archery Club dari SD Muhammadiyah Toboali. Atta berhasil meraih Medali Perak Kualifikasi sekaligus Emas Juara Bantalan Kategori Standar Nasional SD 7 Meter Putri. Sedangkan Fataya Anindya Wibowo dari Junjung Besaoh Archery Club yang bersekolah di SD IT Alam Cahaya Toboali meraih Perak Kualifikasi pada Kategori Standar Nasional SMP 15 meter Putri.

Selain itu, daftar atlet lainnya peraih Juara Bantalan Kategori Standar Nasional SD 7 Meter Putri adalah :

– Emas oleh Nayla Nur Alesha dari Pena Archery Club (SD Muhammadiyah Toboali);

– Emas oleh Asyafia Zahra dari Junjung Besaoh Archery Club (SD Muhammadiyah Toboali);

– Emas oleh Mikayla Khairin Adha dari Junjung Besaoh Archery Club (SD Muhammadiyah Toboali).

– Perak oleh Zara Nadya Rachman dari Pena Archery Club (SD Muhammadiyah Toboali).

– Peraih juara bantalan putra : Perak oleh Salman Yusuf Alfaiz dari Junjung Besaoh Archery Club (SD Muhammadiyah Toboali);

untuk peraih Juara Bantalan Kategori Standar Nasional SD 7 Meter Putra

– Perak oleh Shezad Islamey Shaquille dari Junjung Besaoh Archery Club (SD Muhammadiyah Toboali);

– Perunggu oleh Naufal Rafif Haziq dari Junjung Besaoh Archery Club (SD Muhammadiyah Toboali).

Bagi para pemanah pemula, pengalaman bertanding menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Mereka belajar menghadapi tekanan, menjaga fokus, mengendalikan rasa gugup dan menerima hasil pertandingan dengan sportif. Fun Archery 2026 diharapkan menjadi pintu awal bagi para pemanah pemula untuk semakin mencintai olahraga panahan dan terdorong berlatih secara lebih serius. Bagi atlet usia dini, tidak semua anak panah harus langsung mengenai titik tengah. Ada proses panjang yang harus dilalui untuk membentuk seorang atlet. Menang menjadi motivasi, kalah menjadi pembelajaran, dan setiap pertandingan menjadi pengalaman. Para pemanah muda Bangka Selatan diharapkan terus berlatih, tidak cepat puas dengan pencapaian saat ini, serta berani mengikuti kompetisi yang lebih tinggi.

Exit mobile version