Bekaespedia.com, Pangkalpinang,- Suasana Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dipenuhi semangat dan optimisme, Senin (27/7/2026). Ratusan pelajar dari berbagai kabupaten dan kota berkumpul memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Di tengah riuh tepuk tangan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan sebuah pesan yang menjadi harapan besar bagi masa depan Negeri Serumpun Sebalai.
Bukan sekadar ajakan untuk belajar lebih giat, Hidayat menanamkan mimpi agar belasan tahun mendatang Bangka Belitung dipimpin oleh anak-anak yang kini masih duduk di bangku sekolah.
“Rajinlah belajar. Saya berharap 10 sampai 15 tahun lagi, dari anak-anak yang hadir di ruangan ini akan lahir bupati, wali kota, gubernur, bahkan pemimpin-pemimpin hebat lainnya. Semangatlah belajar dan bekerja keras. Lalui setiap tantangan dengan ikhlas karena itulah yang akan membentuk karakter kalian,” ujar Hidayat Arsani saat membuka rangkaian Hari Anak Nasional.
Peringatan HAN tahun ini dikemas lebih edukatif melalui Lomba Ranking 1, Edukasi Smart & Safe bertema Menjaga Diri di Tengah Pergaulan Remaja, gelar produk kreatif pelajar SMA/SMK, hingga Senam Berani. Menurut Hidayat, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman.
Ia menegaskan, anak-anak merupakan aset terbesar yang dimiliki daerah. Karena itu, investasi terbaik yang dapat dilakukan pemerintah dan masyarakat adalah memastikan mereka memperoleh pendidikan yang berkualitas sekaligus pembentukan karakter yang kuat.
“Anak adalah aset paling berharga bagi bangsa. Merekalah yang akan menentukan masa depan Kepulauan Bangka Belitung dan Indonesia. Oleh karena itu, menyiapkan generasi yang cerdas, sehat, berakhlak mulia, kreatif, dan berdaya saing adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Hidayat.
Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak cukup hanya diukur dari kecerdasan akademik. Peran keluarga, guru, pendidikan agama, serta lingkungan yang sehat menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter seorang pemimpin.
“Dengan didikan guru, pendidikan agama, serta pergaulan yang baik, mari kita jadikan anak-anak ini sebagai generasi yang kelak menjadi abdi negara yang mengabdi kepada bangsa, agama, dan membahagiakan orang tuanya,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Provinsi Bangka Belitung yang dinilai konsisten memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak melalui berbagai program pembinaan.
Ia bahkan menitipkan pesan khusus kepada Ketua TP PKK Provinsi Babel, Noni Hidayat Arsani, agar terus mengawal pembinaan generasi muda sebagai investasi jangka panjang daerah.
“Saya titipkan kepada Ibu Ketua TP PKK, mari bersama-sama membina anak-anak ini agar menjadi generasi yang berguna, menjadi orang-orang hebat yang mampu membanggakan Bangka Belitung,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Babel, Noni Hidayat Arsani, mengatakan Hari Anak Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bahagia dan bebas dari kekerasan maupun perundungan.
Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan subtema “Kalau Aku Jadi Pemimpin Indonesia Tahun 2045”, kegiatan diawali dengan penampilan tari siswa SLB Negeri Bangka Belitung yang menjadi simbol bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkarya dan berprestasi.
Salah satu momen yang menyita perhatian adalah penyerahan penghargaan kepada para pemenang Lomba Menulis Surat untuk Bapak Gubernur yang diikuti 109 pelajar SMA dan sederajat dari seluruh Bangka Belitung. Sebelum menerima penghargaan, tiga finalis membacakan surat berisi gagasan, kritik, dan harapan mereka terhadap masa depan Bangka Belitung langsung di hadapan Gubernur.
Juara pertama diraih Chila Aurellia dari SMA Negeri 1 Sungailiat dengan tema pariwisata, disusul Keyla Anathashia Meseria dari SMAS Anugrah Tanjungpandan bertema lingkungan, serta Aura Chayrunnisa dari SMA Muhammadiyah Toboali yang mengangkat tema pendidikan.
Tidak hanya memberikan penghargaan, Gubernur Hidayat Arsani bersama Ketua TP PKK juga menyerahkan bantuan makanan tambahan berupa susu dan telur kepada lima anak sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Depati Amir.
Usai membuka kegiatan secara resmi, Hidayat meninjau stan-stan produk kreatif pelajar SMA/SMK yang menampilkan berbagai inovasi hasil karya generasi muda Bangka Belitung.
Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menegaskan komitmennya membangun ruang yang aman, sehat, dan inspiratif bagi anak-anak. Sebab, dari ruang-ruang pendidikan itulah diharapkan lahir generasi emas yang kelak memimpin Bangka Belitung, membawa perubahan, dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
