Bekaespedia.com. Koba_Di tepian pantai dan dusun kecil dengan suara deburan ombak, Dusun Mulia Pal 4 Penyak Kabupaten Bangka Tengah menyimpan sebuah cerita inspiratif yang layak dijadikan teladan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Dusun tersebut, lahir seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari keluarga Nelayan sederhana.
Sosok itu bernama Dani, pemuda asli Dusun Mulia Pal 4 Penyak kelahiran 7 Juni 2006 yang juga merupakan lulusan SD Negeri 12 Koba, MTSN 1 Bangka Tengah dan SMAN 1 Namang. Kisah hidupnya adalah gambaran nyata tentang perjuangan, ketekunan, dan kekuatan mimpi seorang anak kampung.
Anak pertama dari pasangan nelayan sederhana yakni Bapak Andi dan Ibu Leni Marlena. Sebelum jadi tentara, ia sudah terbiasa membantu orang tua menjaring dan memikul hasil melaut ayahnya, dan merasakan beratnya hidup di Dusun Mulia.
Namun, dibalik sosok pendiamnya, sejak kecil Dani memiliki cita-cita besar, ingin mengabdi kepada negara, membawa nama baik orang tuanya, dan membuktikan bahwa anak kampung dusun mulia juga bisa berkontribusi di garis depan pertahanan negara.
Dengan tekad kuat, ia mengikuti seleksi Bintara TNI AD, Bukan jalan yang mudah, karena persaingan ketat dan keterbatasan fasilitas latihan, Dani hanya latihan dan belajar mandiri seadanya, tapi berbekal semangat doa dari orang tua dan bimbingan dari kerabat sekitarnya, Dani akhirnya LULUS dan resmi dilantik menjadi anggota TNI AD dengan Pangkat Sersan Dua (Serda) tahun 2026 ini dan bertugas di BATALYON 947 MUSIRAWAS.
Kisahnya menjadi inspirasi tersendiri bagi warga Dusun Mulia. Anak-anak muda yang sebelumnya hanya bercita-cita sederhana mulai berani bermimpi lebih.
Kehadiran Dani sebagai anggota TNI pertama di Dusun Mulia bukan hanya sekadar kebanggaan, tapi juga bukti nyata bahwa asal usul latar belakang keluarga bukan penghalang untuk meraih cita-cita tinggi dan bermental tangguh. Semoga semakin banyak anak-anak disana yang akan mengikuti jejak Dani selanjutnya.
Dani pernah berpesan kepada orang-orang di Dusunnya : “Saya pulang dan berdiri di sini memakai baju Tentara bukan karena kuat dan hebat saya, tapi karena Allah mengizinkan, semangat dan motivasi untuk semua, meski bukan bercita-cita jadi tentara, bahwa Doa orang tua, kerabat teman semuanya, keyakinan, semangat dan kerja keras serta istiqomah adalah kunci utama apa yang kita impikan akan tercapai dengan sendirinya.
Jejak langkah Dani adalah cerita tentang mimpi berani yang menjadi kenyataan. Menjadi sebuah catatan dan sejarah pertama bagi Dusun Mulia Pal 4 Penyak Kabupaten Bangka Tengah, dari hempasan ombak dan lumpur, dari tangan yang dulu memegang jaring dan pancing ke barisan prajurit TNI AD. Sebuah kisah yang membuktikan bahwa dengan keyakinan, doa, dan kerja keras, tidak ada yang mustahil. (BP/ KM)*












