karya Yanto In Action,
Di balik tirai pagi yang kelam,
Kemalasan mencengkeram, merajam sukma.
Potensi terbungkam, tak berdaya melawan,
Terjebak dalam cengkeraman nista.
Waktu menggerogoti, detik demi detik,
Namun langkah terhenti, jiwa terpasung.
Kemalasan merajalela, semakin bengis,
Membantai mimpi, merampas asa yang membiru.
Matahari membara, mengajak berjuang,
Namun hati membatu, enggan bergerak.
Kemalasan adalah virus, merusak ganas,
Menghancurkan harapan, membuat jiwa merana.
Tangan terkulai, tak mampu menggenggam,
Peluang emas yang datang menghampiri.
Kemalasan adalah neraka kelam,
Memenjarakan diri dalam siksa sepi.
Pikiran beku, ide tak bersemi,
Kreativitas mati, tak mampu berkembang.
Kemalasan adalah iblis abadi,
Menghambat potensi, membuat hidup tercekik.
Langkah tertatih, semangat meredam,
Ambisi padam, tak mampu menyala.
Kemalasan adalah jurang terjal,
Menjerumuskan diri dalam kehancuran nyata.
Masa depan hancur, penuh ratapan,
Karena potensi terbuang percuma.
Kemalasan adalah laknat kehidupan,
Merenggut kebahagiaan, meninggalkan luka menganga.
Bangkitlah diri, ganyang kemalasan,
Gali potensi, raih kejayaan.
Kemalasan adalah penghancur kesuksesan,
Hancurkan belenggu, jadilah pemenang.
