Laporan : Zevri Mulyansyah, S.Pd., M.M.
Bekaespedia.com, Mentok,- Dalam upaya melaksanakan kegiatan yang bermanfaat di bulan ramadan, SD Negeri 17 Parittiga Desa Teluk Limau kecamatan Jebus kabupaten Bangka Barat provinsi Bangka Belitung melaksanakan kegiatan “khataman Al-Qur’an” yang memang menjadi tradisi setiap tahunnya.
Tahun ini, kegiatan khataman Al-Qur’an dilaksanakan pada hari Rabu, 19 Maret 2025.
Kegiatan khataman Al-Qur’an menjadi salah satu kegiatan yang ada dalam kalender akademik SD Negeri 17 Parittiga tahun ajaran 2024/2025 dan hal ini sejalan dengan surat edaran bersama 3 menteri tentang pembelajaran di bulan ramadan yang mengharapkan sekolah melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan taqwa, akhlak mulia, kepemimpinan dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia serta kepribadian di bulan ramadan.
Sesuai dengan surat edaran bersama 3 menteri, bagi murid yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan kegiatan tadarus Al-Qur’an, pesantren kilat, kajian keislaman dan kegiatan lainnya yang meningkatkan iman dan taqwa serta akhlak mulia. Sedangkan bagi murid yang beragama selain Islam dianjurkan untuk melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
“Khataman Al-Qur’an” adalah peristiwa penting dalam Islam yang merujuk pada penyelesaian membaca seluruh Al-Qur’an dan sebuah momen yang sarat dengan makna dan keberkahan bagi umat Islam. Adapun kegiatan yang diadakan ini di mulai pada pagi hari dengan di buka oleh penampilan tim rebana SD Negeri 17 Parittiga dilanjutkan dengan kegiatan pembacaan Al-Qur’an secara bersama-sama, tausiyah, pembagian sembako serta diakhiri dengan kegiatan berbuka puasa bersama pada sore hari ketika waktu maghrib tiba.
Plt. Kepala SD Negeri 17 Parittiga Zevri Mulyansyah, S.Pd., M.M. dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan agar murid terbiasa untuk mencintai Al-Qur’an serta menimbulkan rasa empati kepada teman-teman mereka yang belum berkecukupan, sehingga tercipta suasana kebersamaan yang di bingkai dalam sebuah ikatan kekeluargaan, terangnya.
Senada dengan itu, Nurhayani, S.Pd.I selaku guru agama menyebutkan bahwa pihak sekolah juga berharap setelah berakhirnya ramadan ini agar anak-anak bersilaturahmi dengan keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan persaudaraan dan persatuan yang ada.
Semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan di SD Negeri 17 Parittiga agar murid-murid yang ada di sekolah memiliki akhlak yang mulia, karakter yang baik serta kompetensi yang sesuai dengan tuntutan zaman. Sehingga semua murid bisa menjadi generasi emas Indonesia.
