Pertemuan Soekarno dan Anggota UNCI, H. Merle Cochran, di Bangka
Dato’ Akhmad Elvian *)
Bekaespedia.com,- Pada hari Kamis, tanggal 24 Maret 1949, anggota delegasi UNCI (United Nations Commissions for Indonesia) dari Amerika Serikat, Merle H. Cochran, didampingi William Lacy, Wakil Kepala Departemen Timur Jauh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengunjungi Pulau Bangka. Selanjutnya disusul kemudian pada Tanggal 28 Maret 1949, Pulau Bangka kembali secara lengkap dikunjungi oleh utusan UNCI yakni Critchley dari Australia, Herremans dari Belgia dan juga dikunjungi kembali oleh Merle H. Cochran dari Amerika Serikat. Turut hadir dalam kunjungan tersebut delegasi Republik Indonesia antara lain Moh. Natsir, Dr. Leimena,
Mr. Asmaun dan Suwanto, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Nampaknya, kunjungan terakhir bertujuan membahas langkah-langkah yang akan dilaksanakan sesuai Ruling tanggal 23 Maret 1949 tersebut. Pada tanggal 2 April 1949, Sukarno menjawab permintaan UNCI. Sementara jawaban pemerintah Belanda lebih cepat dari Indonesia dan dapat menerima Ruling Dewan Keamanan tanggal 29 Maret 1949 dengan menyatakan Pemerintah Belanda menerima Ruling Dewan Keamanan. Kedua belah pihak menyepakati akan mengadakan perundingan berdasarkan pasal 2 Ruling Dewan Keamanan dan akan difasilitasi UNCI. Sebagai ketua Delegasi pemerintah Belanda telah menunjuk Dr. H.J. Van Roijen, seorang diplomat ulung yang bertugas sebagai perwakilan Belanda di PBB. Sementara delegasi Republik Indonesia diketuai oleh Mohammad Rum. Perundingan kemudian dikenal dengan Perundingan Roem-Royen.
Disalin dari buku: Yogyakarta Bangka Menegakkan Kedaulatan Negara 1948-1949, halaman 106.
*) Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia












