Opini  

Memaknai Tema Hari Guru Nasional Kemendikdasmen dan Kemenag

Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr

Guru Pendidikan Agama Islam dan Penulis Kabupaten Bangka Selatan

Bekaespedia.com, Bangka Selatan,- Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 merupakan peringatan Hari Guru Nasional yang ke-80. Adapun tujuan dari peringatan Hari Guru Nasional ini adalah sebagai bentuk penghargaan untuk guru dan tenaga kependidikan atas komitmen dan dedikasinya yang senantiasa mencurahkan tenaga, pikiran dan hatinya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Selain itu, peringatan Hari Guru Nasional ini merupakan momentum untuk refleksi diri khususnya guru dan stakeholder pendidikan agar ke depannya dapat menghadirkan proses pembelajaran dan pendidikan yang lebih optimal demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025 ini mengusung tema: “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Sedangkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Mengusung tema peringatan Hari Guru Nasional: “Merawat Semesta Dengan Cinta”. Menurut hemat penulis, peringatan Hari Guru Nasional ini harus dimaknai secara mendalam, bukan hanya sekadar uforia semata dan seremonial potong kue, tumpeng, lomba-lomba dan lain sebagainya, akan tetapi kita semua harus memahami makna tema peringatan Hari Guru Nasional tersebut serta mengimplementasikannya dalam setiap sendi-sendi dunia pendidikan dan kehidupan.

Menurut hemat penulis, tema peringatan Hari Guru Nasional Kemendikdasmen: “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, memiliki makna bahwa denhan hadirnya para guru yang hebat akan menjadikan bangsa Indonesia menjadi kuat dan maju. Beberapa indikator guru yang hebat adalah guru yang senantiasa mengupgrade diri dan mengembangkan kompetensinya, senantiasa melakukan transformasi dan inovasi, berdedikasi tinggi, senantiasa menghadirkan model, metode, media, strategi dan pendekatan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan murid masa kini serta senantiasa menjadi teladan bagi murid dan lingkungan sekitarnya. Jika para guru telah memenuhi indikator guru hebat tersebut, maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa kuat dan maju karena memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul yakni cerdas dan berkarakter.

Sedangkan tema peringatan Hari Guru Nasional Kemenag: “Merawat Semesta dengan Cinta”, memiliki makna bahwa guru berperan sebagai penjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan akademik dan moral serta spiritual murid. Tema merawat semesta maksudnya ialah para guru diharapkan mampu menanamkan rasa kepedulian murid terhadap ciptaan Allah SWT dan bertanggungjawab untuk menjaga lingkungan. Tema dengan cinta maksudnya ialah guru diharapkan mampu menanamkan karakter murid yang cinta dengan ilmu, cinta kemanusiaan dan cinta lingkungan sekitar.

Pada akhirnya, tantangan para guru pada era modern seperti yang terjadi pada saat ini sangatlah kompleks. Perkembangan arus globalisasi dan pertumbuhan dunia Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) cenderung menurunkan moral dan spiritual murid. Oleh karena itu, momentum peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 ini, hendaknya dapat dijadikan sebagai transformasi dunia pendidikan demi mengoptimal moral, karakter dan spiritual murid agar tercipta generasi-generasi yang cerdas, berkarakter dan religius.

Exit mobile version