Membangun Tujuh Kebiasaan Baik

Oleh: Jesika Stevany (SDN 3 Pangkalanbaru)

 

Saya Jesika Stevany, saya adalah pelajar dari SDN 3 Pangkalanbaru. Saya akan menerapkan tujuh kebiasaan baik dimulai dari bangun pagi yaitu jam 05.00. Hal pertama yang saya lakukan adalah minum air putih sebanyak satu gelas. Manfaat dari meminum air putih pada pagi hari adalah agar tubuh kita memiliki tenaga. Setelah itu saya mandi dan melanjutkan untuk melaksanakan ibadah salat subuh. Melaksanakan ibadah merupakan salah satu wujud keimanan saya kepada Tuhan Yang maha Esa. Ini merupakan aktivitas harian yang saya lakukan setiap paginya. Setelah saya beribadah, saya melanjutkan aktivitas berikutnya yaitu berolahraga ringan sebentar untuk membakar lemak saya seperti lari pagi keliling di halaman rumah sambil melakukan peregangan otot.
Aktivitas ini saya lakukan dengan penuh semangat sebagai pembentukan karakter saya sejak dini. Karena dengan tubuh yang sehat kita bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan penuh semangat.
Kegiatan saya berikutnya yaitu membantu ibu saya menyiapkan sarapan pagi untuk makan bersama di meja makan. Saya bersama keluarga selalu menerapkan hidup sehat yang salah satu makan makanan bergizi seperti makan sayur dan buah-buahan agar tubuh senantiasa sehat.

Setelah itu saya bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Sebelum saya berangkat ke sekolah saya pertama-tama saya menyiapkan buku pelajaran dan bekal yang sudah ibu siapkan untuk saya bawa ke sekolah. Sebelum berangkat saya berpamitan kepada ibu dan ayah saya. Dengan salam dan berpamitan untuk berangkat sekolah. Sesampainya di gerbang sekolah saya menyapa dan bersalaman kepada guru yang ada di depan gerbang dengan ramah. Sesampai nya saya di kelas saya menyapa teman teman saya yang ada di depan pintu kelas saya.

Ketika saya masuk ke kelas, bel pun berbunyi. Ibu guru menyapa hangat dengan mengucapkan “Asalamualaikum” kepada kami semua. Setelah itu pelajaran dimulai. Ibu guru memberikan tugas kepada kami. Kami mengerjakan tugas yang ibu guru berikan dengan tertib. Sehabis mengerjakan tugas, bel istirahat pun berbunyi, kami semua membawa bekal kami untuk memakan bersama. Sebelum makan kita wajib mencuci tangan dengan bersih agar saat kita makan kuman yang ada di tangan tidak ikut makan.

Setelah kami istirahat pelajaran mulai lagi. Ibu guru memberikan tugas kedua untuk dikerjakan. Setelah semua tugas sudah dikerjakan ibu guru memberikan PR untuk dikerjakan di rumah dan harus dikumpulkan besok. Sesudah guru memberikan PR kepada kami, kami bersiap-siap untuk pulang. Sebelum pulang kami berdoa terlebih dahulu supaya selamat sampai ke rumah.

Sesampainya di rumah, saya langsung melepas sepatu lalu menyimpan tas. Kemudian saya mencuci tangan dan bersiap akan makan siang. Setelah makan siang saya melaksanakan salat dzuhur. Setelah melaksanakan salat dzuhur saya mengerjakan tugas yang tadi ibu guru berikan agar tidak ada alasan PR terlupa di kerjakan. Setelah mengerjakan PR saya beristirahat dengan tidur siang. Saat saya terbangun hari sudah menjelang sore. Saat saya melihat jam dinding waktu sudah menunjukan pukul tiga sore, saya bergegas untuk melaksanakan salat asar terlebih dahulu. Setelah salat asar, saya mendengar di luar rumah ada tetangga dan warga berkumpul. Saya bertanya, “Ada apa kalian berkumpul?”
Para warga menjawab, “kami sedang melakukan gotong royong bersama.”
Saya menawarkan diri dan ikut dalam bergotong royong. Saya membantu membersihkan got dan membantu membuang sampah. Setelah gotong royong selesai saya bergegas untuk mandi dan membersihkan diri. Kemudian saat saya selesai mandi azan magrib pun terdengar. Saya mengambil air wudhu untuk salat magrib. Setelah saya melaksanakan salat magrib saya belajar sebentar untuk besok. Setelah saya belajar saya melaksanakan salat isya. Setelah saya melaksanakan salat isya, saya meminta izin kepada ibu untuk menggunakan ponsel sejenak. Setelah saya menggunakan ponsel saya bersiap siap untuk tidur. Sebelum tidur saya membasuh kaki dan menggosok gigi setelah itu saya bersiap siap untuk tidur. (BP/ KM)*

 

Tulisan ini merupakan karya peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2025 tingkat Kecamatan Pangkalanbaru.

Exit mobile version