Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr
Guru Pendidikan Agama Islam dan Penulis Bangka Selatan
Bekaespedia.com, – Anak-anak zaman sekarang (generasi Z dan Alpha) seringkali mengucapkan kata-kata atau bahasa yang asing bagi generasi-generasi sebelumnya. Sebagai guru yang profesional hendaknya dapat peka dan memahami makna kata-kata atau bahasa baru yang diucapkan oleh tiap-tiap generasi Z dan Alpha. Tujuannya adalah agar para guru dapat memfilter dan membimbing anak-anak generasi sekarang untuk dapat berbicara secara sopan dan santun serta tidak menyinggung perasaan orang lain.
Dalam perspektif Islam, kita sebagai umat muslim yang beriman dan bertaqwa dianjurkan untuk senantiasa berbicara dan bertutur kata yang baik. Hal ini sesuai dengan Hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori & Muslim yang artinya: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam”. Berdasarkan hadits Imam Bukhori dan Muslim tersebut maka dapat disimpulkan bahwa, kita semua dianjurkan untuk senantiasa mengeluarkan kata-kata yang baik dari lisan kita. Jika memang tidak dapat mengeluarkan kata-kata yang baik, kita semua dianjurkan untuk lebih baik diam.
Dalil lainnya terkait dengan anjuran untuk bertutur kata dan berbicara yang baik salah satunya terdapat dalam surah Al-Qaf ayat 18 yang artinya: ” Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)”. Berdasarkan dalil surah Al-Qaf ayat 18 tersebut maka dapat disimpulkan bahwa segala sesuatu yang kita lakukan termasuk bertutur kata atau berbicara, akan selalu dicatat oleh malaikat. Malaikat yang bertugas mencatat amal baik dan amal buruk yang kita lakukan adalah malaikat Raqib dan Atid. Oleh karena itu, sebagai umat muslim yang beriman dan bertaqwa, hendaknya kita semua senantiasa mennjalankan perintah-perinta Allah SWT dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya.
Menurut hemat penulis, beberapa bahasa atau kata-anak generasi Z dan Alpha ialah sebagai berikut:
1. Gacor
Kata atau bahasa gacor sering diucapkan oleh anak-anak zaman sekarang. Berdasarkan pengamatan penulis, kata atau bahasa gacor masing pantas untuk diucapkan karena menunjukkan kekaguman dan pujian terhadap keberhasilan atau kelebihan orang lain. Akan tetapi, penggunaan kata atau bahasa gacor ini hendaknya dapat melihat situasi dan kondisi serta melihat dengan siapa kita berbicara
2. Cuan
Cuan dalam bahasa anak-anak zaman sekarang seringkali diucapkan ketika mendapatkan keuntungan, provit atau hal-hal yang bersifat dengan uang atau materi. Kata atau bahasa ini masih pantas untuk diucapkan sesama rekan generasi Z dan Alpha. Akan tetapi akan lebih baik jika berbicara dengan orang yang lebih tua, hendaknya menggunakan bahasa yang baku dan mudah dimengerti.
3. FYP
Dalam bahasa Inggris, FYP merupakan istilah dari “Four Your Page” yang artinya halaman untuk anda. Istilah ini seringkali dipakai anak-anak zaman sekarang terkait dengan konten yang viral dan sering muncul diberanda seperti Tiktok, Instagram dan lain sebagainya. Kata atau bahasa ini masih pantas untuk diucapkan
4. Anjir, Anjay, Anjrit, Anying
Kata dan bahasa anjir, anjay, anjrit dan anying adalah plesetan dari nama hewan anjing. Anak-anak zaman sekarang cenderung memanggil, menyapa seseorang atau secara spontan mengucapkan kata dan bahasa tersebut. Menurut hemat penulis, kata atau bahasa ini tidak pantas untuk diucapkan. Hal ini karena dapat membuat seseorang tersinggung dan dapat menimbulkan permusuhan.
5. Jancuk/Cuk
Jancuk/Cuk merupakan kata umpatan yang sering diucapkan oleh anak-anak zaman sekarang. Kata Jancuk/Cuk termasuk kata atau bahasa khas dari Jawa Timur sebagai ungkapan rasa marah, kesal, kecewa dan sejenisnya. Kata dan bahasa ini sangat tidak pantas diucapkan karena kasar dan mengandung umpatan
6. Slebew
Slebew merupakan bahasa gaul anak-anak zaman sekarang. Maknanya masih belum jelas dan masih menjadi perdebatan. Ada pihak yang memaknai slebew sebagai nama lain dari mantap dan adapula yang mengaitkan dengan plesetan mesum atau pornograsi. Penggunaan kata dan bahasa slebew tersebut hendaknya dapat dihindari
7. Nama Hewan
Kata dan bahasa hewan seringkali diucapkan oleh anak-anak dan generasi zaman sekarang. Bahkan dalam satuan pendidikan, kata dan bahasa tidak baik tersebut sering terdengar. Nama hewan yang sering diucapkan seperti babi, anjing, monyet atau kera dan lain sebagainya. Kata dan bahasa hewan ini sangat tidak pantas digunakan untuk menyapa dan mengumpat seseorang
8. Nama Alat Kelamin
Alat kelamin tidak luput dari kata dan bahasa anak zaman sekarang. Alat kelamin pria maupun wanita seringkali diucapkan sebagai kata dan bahasa umpatan kepada seseorang. Penggunaan kata dan bahasa ini sebagai umpatan sangat tidak pantas dan wajib dihindari
9. Nama Orang Tua & Kekurangan Fisik
Anak-anak zaman sekarang seringkali memanggil teman maupun rekan sejawatnya dengan nama panggilan orang tua dan kekurangan fisik temannya. Misalnya dengan menyebut nama ayah atau ibu temannya, kekurangan fisik seperti gendut, KUTILANG (Kurus, Tinggi, Langsing), anak yatim, dan lain sebagainya. Hal ini merupakan pembulian atau perundungan yang wajib dihindari
10. Bego, Tolol, Goblok
Bego, tolol dan goblok merupakan kata dan bahasa umpatan yang sering diucapkan oleh anak-anak zaman sekarang. Oleh karena itu, penggunaan kata atau bahasa ini hendaknya wajib dihindari karena dapat menyebabkan seseorang tersinggung serta dapat menimbulkan permusuhan.
Pada akhirnya, orang yang paling utama dan paling cerdas adalah orang yang baik akhlaqnya. Menjaga lisan untuk tidak mengeluarkan kata-kata dan bahasa yang tidak baik dan menyinggung orang lain merupakan bagian dari akhlaqul karimah. Para guru dan kedua orang tua hendaknya dapat saling berkoordinasi terkait dengan lingkungan pergaulan anak serta penggunaan media sosial untuk mengontrol kata-kata dan bahasa yang keluar dari lisan dan anak-anaknya.












