Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr
(Guru Pendidikan Agama Islam dan Penulis Kabupaten Bangka Selatan)
Bekaespedia.com,- Peringatan hari sumpah pemuda di Indonesia merupakan hari besar yang sangat penting untuk kita maknai bersama. Semangat para pemuda untuk bersatu dan terlepas dari penjajahan kolonialisme Belanda harus menjadi inspirasi dan motivasi generasi penerus bangsa Indonesia. Di Indonesia, setiap tanggal 28 Oktober diperingati sebagai hari sumpah pemuda. Adapun tema peringatan hari sumpah pemuda tahun 2026 ini adalah “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia. Menurut hemat penulis, peringatan hari sumpah pemuda ini harus dimaknai secara mendalam oleh para pemuda Indonesia mengingat peran para pemuda Indonesia adalah sangat besar bagi kemajuan bangsa Indonesia ke depan. Ditengah-tengah arus globalisasi dan kemajuan di era modern, pemuda bangsa Indonesia harus menjadi pemuda-pemuda yang patriotik, gigih dan memiliki rasa empati terhadap sesama sesuai dengan tema peringatan hari sumpah pemuda tahun ini. Secara lebih mendalam, peringatan hari sumpah pemuda tahun 2026 ini harus dimaknai sebagai berikut:
1. Mewujudkan pemuda yang patriotik
Jiwa patriotik merupakan jiwa yang cinta dengan tanah air dan semangat kebangsaan yang tinggi. Ditengah-tengah perkembangan arus globalisasi dan kemajuan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) yang begitu bebas, para pemuda bangsa Indonesia harus tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai luhur yang sesuai dengan jati luhur bangsa Indonesia. Langkah sederhananya adalah dengan tetap mencintai produk-produk dalam negeri dan menjunjung tinggi adat budaya bangsa Indonesia sendiri dibandingkan dengan produk dan adat budaya luar. Semangat gotong royong dan persatuan serta kesatuan harus tetap terjaga ditengah kemajemukan bangsa Indonesia. Para pemuda bangsa Indonesia harus menjadi garda terdepan dalam memajukan bangsa Indonesia
2. Mewujudkan pemuda yang gigih
Pemuda yang gigih adalah pemuda yang tangguh dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan zaman. Era modern dan perkembangan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) harus dapat dimanfaatkan oleh para pemuda bangsa Indonesia untuk melangkah lebih maju dan kritis. Para pemuda bangsa Indonesia tidak boleh terpuruk dan terlena dengan perkembangan teknologi yang ada. Justru perkembangan dan kemudahan akses tersebut harus dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi yang unggul dan mampu berdaya saing
3. Mewujudkan pemuda yang berempati
Indonesia dibangun dengan nilai-nilai gotong royong, semangat persatuan dan kesatuan. Oleh karena itu, para pemuda bangsa Indonesia harus mengedepankan rasa empati dalam setiap nafas kehidupan berbangsa dan bernegara. Kecanggihan dunia teknologi seperti gadget dan berbagai platform digital serta yang hal terkait lainnya tidak boleh membuat para pemuda bangsa Indonesia menjadi apatis. Kemajuan dan kecanggihan dunia teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjalin komunikasi dan kolaborasi yang baik, menjalin solidaritas, membangun rasa empati dan lain sebagainya
4. Mewujudkan pemuda yang cerdas, terampil dan berkarakter
Arus globalisasi dan perkembangan dunia digital harus dapat dimanfaatkan oleh para pemuda bangsa Indonesia ke arah hal-hal yang positif. Para pemuda bangsa Indonesia dewasa kini tidak cukup hanya memiliki kompetenai kognitif (pengetahuan) semata. Akan tetapi harus didukung dengan kemampuan psikomotorik (terampil) dan afektif (sikap) yang memadai. Tujuannya adalah agar para pemuda bangsa Indonesia dapat membekali diri dengan kemampuan yang mumpuni, terampil dan berdaya saing serta mampu membentengi diri dari hal-hal dan perilaku negatif.
