Muhammad Adra Al-Qifari Gea: Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Abdurrab Raih Gelar Winner Putera Literasi Budaya Riau 2026

Kontributor: Riszuan 

Bekaespedia.com, Pekanbaru,- Malam puncak bertabur bintang dan kemegahan Grand Final Putera Puteri Literasi Budaya Riau 2026 berlangsung di Gedung BPSDM, Jalan Ronggo Warsito No.34, Suka Maju, Sail, Cinta Raja, Kota Pekanbaru, Riau 28127, pada Minggu, 5 Juli 2026.

Di tengah persaingan yang penuh kearifan dan prestasi, nama Muhammad Adra Al-Qifari Gea, atau akrab disapa Al, yang berasal dari Kabupaten Rokan Hulu dan menempuh pendidikan di Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Abdurrab, resmi dinobatkan sebagai Winner Putera Literasi Budaya Riau 2026,

Menanggapi pencapaian istimewa ini, Adra menyampaikan rasa syukur dan kerendahan hatinya yang mendalam.

“Alhamdulillah, penghargaan sebagai Putera Literasi Budaya Riau 2026 ini saya terima dengan rasa syukur dan kerendahan hati yang mendalam. Pencapaian ini terasa begitu berarti, bukan semata karena gelarnya, tetapi karena perjalanan panjang yang telah saya lalui untuk mengenal, mencintai, dan menyuarakan kekayaan budaya Riau melalui literasi,” ujarnya.

 

Ia menegaskan makna besar di balik amanah yang kini dipikulnya.

“Bagi saya, gelar ini bukanlah puncak dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menghidupkan semangat literasi dan melestarikan kekayaan budaya Melayu Riau di tengah arus zaman yang terus berubah. Saya percaya bahwa budaya dan literasi adalah dua hal yang tak terpisahkan, keduanya sama-sama menjadi identitas dan warisan yang harus terus dijaga oleh generasi muda seperti kita. Saya menyadari bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan keluarga, dosen pembimbing, komunitas, dan semua pihak yang telah membimbing dan menginspirasi saya sepanjang proses ini. Ke depannya, saya berkomitmen untuk menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan mengajak generasi muda Riau untuk mencintai budaya sendiri serta menjadikan literasi sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih cerah bagi tanah Melayu yang kita cintai ini,” jelasnya.

Adra juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah mendampingi perjalanannya.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Kepada keluarga tercinta, terima kasih atas doa yang tak pernah putus, kasih sayang yang menjadi kekuatan, dan dukungan yang selalu hadir di setiap langkah saya—tanpa kalian, pencapaian ini tidak akan memiliki makna yang sama. Kepada dosen pembimbing yang saya hormati, terima kasih telah membimbing dengan penuh kesabaran, membagikan ilmu dan wawasan yang berharga, serta senantiasa mengarahkan saya untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik. Kepada Bunda Director Regional, terima kasih atas kepercayaan, bimbingan, dan inspirasi yang telah diberikan, sosok yang tidak hanya menjadi pemimpin, tetapi juga panutan yang mengajarkan makna dedikasi dan cinta terhadap literasi serta budaya. Dan kepada semua pihak, teman-teman, komunitas, serta setiap orang yang telah turut membimbing dan menginspirasi saya sepanjang proses ini, terima kasih atas setiap dukungan, masukan, dan semangat yang telah diberikan. Penghargaan ini bukanlah milik saya seorang, melainkan buah dari kebersamaan dan kepercayaan yang telah dititipkan kepada saya. Semoga kebaikan kalian semua dibalas dengan yang lebih baik, dan semoga saya dapat terus menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi banyak orang,” pungkasnya.

Keberhasilan Muhammad Adra Al-Qifari Gea menjadi bukti nyata bahwa kecintaan pada budaya dan semangat literasi dapat diwujudkan melalui perjuangan dan dukungan bersama. Sebagai Putera Literasi Budaya Riau 2026, ia diharapkan mampu menjadi pelopor yang menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga identitas dan memajukan peradaban di tanah Riau.

Exit mobile version