Oleh Rudiyanto S.Pd.,Gr
Guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan
Dalam perspektif Islam, negeri yang yang idam-idamkan adalah negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur”, yang maknanya kurang lebih adalah negeri yang baik dan penuh ampunan dari Allah SWT. Menurut hemat penulis, pondasi utama untuk menuju negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” adalah ketaatan kepada perintah-perintah Allah SWT dan sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW. Kemudian, Indonesia yang notabenenya terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, ras, kepercayaan, adat istiadat hendaknya senantiasa menjaga kerukunan dan perdamaian. Tanpa adanya upaya untuk menjaga kerukunan dan perdamaian, negeri yang“Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” tidak akan pernah tercapai.
Dewasa kini, nilai-nilai karakter bangsa Indonesia mulai menurun. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain ialah lemahnya iman, perkembangan arus globalisasi dan kemajuan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) yang tidak terkontrol dengan baik. Dengan demikian, potensi perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moral tidak dapat dihindari.
Menurut hemat penulis, secara lebih rinci beberapa indikator negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” antara lain adalah sebagai berikut:
Pemimpin yang Adil
Salah satu indikator Negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” adalah memiliki pemimpin yang adil. Pemimpin adalah nahkoda yang akan menjadi komando sebuah negeri. Oleh karena itu, pemimpin harus memiliki rasa keadilan yang tinggi agar negeri yang dipimpinnya menjadi lebih baik. Untuk melahirkan seorang pemimpin yang adil, maka perlu sebuah proses yang penuh dengan kejujuran serta tidak melanggar aturan-aturan yang berlaku
Senantiasa Mendapatkan Keberkahan dan Ridho Allah SWT
Negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” akan senantiasa mendapatkan keberkahan dan ridho Allah SWT. Segala kebutuhan penduduknya akan dicukupi oleh Allah SWT. Para penduduknya akan dipermudah segala urusan-urusannya. Berkah dan ridho Allah SWT akan senantiasa menyertai setiap langkah penduduk negeri tersebut
Penduduknya Beriman, Bertaqwa dan Taat
Salah satu indikator Negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” penduduknya senantiasa beriman, bertaqwa dan taat kepada perintah-perintah Allah SWT dan sunnah-sunnah Baginda Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian, penduduknya akan senantiasa menjalankan segala perintah-perintahNya dan menjauhi segala larangan-laranganNya
Penduduknya Menjunjung Tinggi Akhlak Mulia
Negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” senantiasa mengedepankan akhlak mulia dan setiap sendi-sendi kehidupan. Dengan demikian, penduduknya senantiasa hidup sesuai dengan norma-norma yang berlaku serta menghindari perilaku tercela
Penduduknya Tenteram, Aman dan Sejahtera
Salah satu indikator Negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” adalah tenteram, aman dan sejahtera. Penduduknya hidup rukun dan damai secara berdampingan dan segala kebutuhan hidupnya terpenuhi serta jauh dari kemiskinan
Maju dan Berdaya Saing
Bangsa yang maju dan berdaya saing merupakan salah satu indikator Negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur”. Para penduduknya memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai. Penduduknya memiliki pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), dan sikap (Afektif) yang dapat diandalkan dan mampu bersaing dengan dunia luar
Sumber Daya Alam yang Melimpah
Sumber Daya Alam (SDA) Negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” akan melimpah dan tanahnya akan subur. Hal ini dikarenakan karena penduduknya senantiasa menjaga iman, ibadah, akhlak dengan baik
Senantiasa Mendapatkan Ampunan Allah SWT
Salah satu indikator Negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” adalah penduduknya senantiasa mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Hal ini dikarenakan penduduknya senantiasa menjaga hubungan kepada Alllah SWT, antarsesama manusia dan alam semesta.
Pada akhirnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki potensi besar untuk menjadi Negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur”. Selain didukung oleh Sumber Daya Alam (SDA) yang memadai, bangsa Indonesia juga merupakan bangsa yang beragama. Untuk menyongsong Negeri yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur” maka perlu dimulai dari niat, dan kesadaran diri kita masing-masing. Tiap-tiap insan hendaknya senantiasa menjaga iman, ibadah dan akhlak baik kepada Allah SWT, antarsesama manusia dan alam semesta. Selain itu, hendaknya kita semua senantiasa memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) kita serta berpatisipasi aktif dalam melahirkan para pemimpin-pemimpin yang adil dan bijaksana.












