Pemdes Namang Belilik Gelar Pawai Karnaval. Ini Sejarahnya

Bekaespedia.com. Namang_Matahari baru saja naik sepenggalah. Cuaca cerah hari itu, Kamis (21/8) halaman Kantor Camat Namang sudah ramai para peserta pawai dan karnaval yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Namang dan Belilik bekerja sama dengan Kantor Camat Namang. Selain para peserta ada juga guru-guru, orang tua dan para pedagang menjajakan jajanannya.

Sementara itu panitia sibuk melayani pendaftaran para peserta dan petugas keamanan mengatur lalu lintas.

Kegiatan pawai dan karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Namang mulai pukul 08.00 yang diawali dengan paskibra Kecamatan Namang. Para peserta terdiri dari TK/ PAUD, SD/ MI, SMP/ MTs, SMA dan umum.

Pantauan di lapangan, ribuan warga memadati ruas jalan dari Kantor Camat Namang sampai finis di Jalan Desa Belilik.

Pawai baris indah dengan langkah gagah menarik perhatian penonton. Begitu juga dengan karnaval. Berbagai bentuk kreativitas para peserta seperti pasukan tentara, baju adat pengantin, burung elang besar, kostum daun-daunan, prestasi sekolah dan tradisi nganggung. Selain itu ada juga peserta mengenakan pakaian dari daun kelapa. Di depan para tamu kehormatan, para peserta unjuk kebolehan sehingga tam jarang setiap atraksi, para penonton memadati ruas jalan dekat Masjid Jami’atul Khoir Namang.

Selain itu ada juga penampilan drumband yang membuat decak kagum para penonton.

Sebagaimana diketahui, kegiatan pawai dan karnaval di Namang dan Belilik sudah diselenggarakan sejak lama jauh sebelum Namang menjadi ibu kota Kecamatan. Saat itu Namang Belilik masih satu desa dan dikenal dengan nama Nambel. Namang dan Belilik masih menjadi dusun masing-masing.

Peserta Sepeda Hias melintas di depan panggung kehormatan saat pawai karnaval tahun 1999
Sumber: Dok. Penulis

Saat itu para warga sumbangan sukarela untuk menyukseskan peringatan HUT RI. Para pemuda bersama karang taruna bahu membahu menyukseskan kegiatan. Warga pun dengan ikhlas menyediakan makanan dan minuman di kiri kanan jalan untuk dinikmati para peserta pawai karnaval. (BP/ KM)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *