Penulis: Indra Pirmana, S.Pd. (Pendidik di SMP Negeri 5 Payung)
Bekaespedia.com. Menurut KBBI, organisasi adalah suatu kesatuan atau susunan yang terdiri atas bagian-bagian (orang dan sebagainya) dalam perkumpulan untuk tujuan tertentu. Dalam sebuah organisasi ada yang dinamakan uang kas sebagai sumber pendanaan utama bagi organisasi yang berasal dari setiap anggota, bahkan ada sumbangan sukarela, ataupun bantuan dari instansi lain.
Setiap iuran uang kas bisa bervariasi tergantung kesepakatan bersama dan tidak memberatkan misalnya Rp 15.000 per bulan atau seikhlasnya dikalikan jumlah anggota maka akan terkumpul dan uang kas tersebut bisa digunakan dalam kegiatan yang akan dilaksanakan setiap agenda yang sudah tersusun. Misalnya organisasi Gerakan Pembudayaan Minat Baca GPMB akan mengadakan kegiatan memperingati Bulan Bahasa, Sumpah Pemuda, dan kegiatan lainnya yang berkaitan dengan kegiatan literasi demi meningkatkan minat baca masyarakat baik itu melalui pameran buku dan lomba yang melibatkan peserta didik jenjang Sekolah Dasar dan Menengah bahkan sampai Mahasiswa/i.
Apalagi setiap tahun ada survei Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) yang merupakan kuisioner yang bagian dari kajian yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional Tahun 2025 bahkan ini akan berkelanjutan. Hasil survei tersebut sangat penting untuk memahami kondisi literasi masyarakat Indonesia di setiap daerahnya dalam mengetahui seberapa banyak masyarakat membaca dan mengetahui apa itu literasi.
Dalam setiap organisasi bukan hanya GPMB ada juga Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan organisasi yang lainnya. Uang kas ibarat pemacu dalam terlaksananya kegiatan yang akan dilaksanakan oleh sebuah organisasi dalam mendukung berjalannya program kerja yang sudah disusun secara bersama. Apalagi dalam era modern ini, transaksi dapat dilakukan dari mana saja. Misalnya ada koordinator perkecamatan atau langsung transfer ke bendahara dan dapat menggunakan nama rekening organisasi untuk memudahkan pengelolaannya pada saat iuran anggota atau ada dana dari sebuah instansi untuk biaya operasional organisasi dalam melaksanakan kegiatan yang berhubungan demi kemajuan literasi.
Setiap anggota dalam organisasi penting memahami fungsi dan peran uang kas agar tujuan bersama bisa berjalan maksimal sesuai harapan.
Manfaat uang kas dalam sebuah organisasi:
1. Kebersamaan dalam mewujudkan kegiatan sesuai harapan
Artinya uang kas yang dikumpulkan dari semua anggota mencerminkan semangat kebersamaan dan boleh juga menyumbangkan sesuai kemampuan untuk kepentingan bersama dalam mewujudkan kepedulian antar anggota.
2. Mendukung kegiatan organisasi
Sebagai modal utama untuk membiayai rapat rutin, hingga program yang sudah tersusun di program kerja.
3. Menjamin kelancaran program kerja baik jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.
Artinya dalam sebuah organisasi pasti memiliki struktur kepengurusan yang sudah ditetapkan sesuai bidangnya. Selain itu, uang kas untuk membiayai kebutuhan teknis misalnya, pembelian perlengkapan ATK, konsumsi baik bagi panitia, dan peserta pada saat ada kegiatan.
4. Kebutuhan mendesak
Tidak jarang pada sebuah organisasi pasti ada kebutuhan yang tidak terduga, maka dalam kondisi tersebut uang kas bisa digunakan sebagai penyangga yang harus segera digunakan atau sebagai cadangan untuk menghadap kejadian yang tak terduga.
5. Mendukung inisiatif inovasi
Dana kas dalam sebuah organisasi sebagai pendukung untuk berjalannya sebuah acara yang sudah dirancang sebelumnya atau menciptakan lingkungan yang mendorong kreativitas.
6. Menjamin kelancaran operasional
Kas sangat dibutuhkan dalam menunjang kelancaran untuk membayar berbagai biaya operasional dalam kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai program kerja.
7. Mendokumentasikan setiap kegiatan
Uang kas sebagai dana untuk membuat laporan atau dokumentasi yang nantinya menjadi arsip resmi dalam sebuah organisasi yang berisi catatan kegiatan setiap tahunnya. Dokumentasi berguna sebagai bahan evaluasi untuk kegiatan selanjutnya.
Dalam organisasi uang kas bukan hanya sekedar kumpulan uang yang dikelola oleh bendahara. Tetapi, sangat memiliki peran vital dalam melangsungkan keberlanjutan organisasi seperti ada kebutuhan mendesak untuk melaksanakan suatu kegiatan dan sebagai dasar perencanaan program dengan mengetahui anggaran yang terkumpul dan setiap organisasi bisa melaksanakan kegiatan sesuai anggaran yang ada. Selain itu, uang kas sebagai sumber utama dalam menjamin kelancaran program kerja, serta mendukung kelancaran kegiatan bersama dan sebagai wujud kemandirian dan kekompakan anggota karena dikelola secara bersama demi kepentingan bersama. Misalnya, mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan minat literasi di suatu daerah tersebut. Seperti slogan Bangka Selatan “Asa Kawa Kite Paca”. (BP/KM)*
