Oleh: Keyla Dzalikha (SDN 1 Pangkalanbaru)
Hari itu, aku dibangunkan oleh ibu pagi-pagi sekali untuk bersiap-siap pergi ke sekolah. Aku masih setengah tidur tapi aku tahu hari itu adalah spesial. Setelah aku sarapan ibu mengantarku ke sekolah. Angin pagi yang sejuk menerpa wajahku, membuatku menjadi lebih segar. Sesampai aku di sekolah, aku bertemu teman-temanku yang sudah semangat untuk pergi ke bukit. Kami pergi ke bukit untuk melihat pemandangan di atas bukit. Menurutku pemandangan di atas bukit sangatlah bagus dan indah. Sesampainya kami di bukit, kami pun beristirahat sejenak untuk menghilangkan rasa lelah.
Setelah kami beristirahat, kami melanjutkan mendaki bukit. Kami pergi dengan semangat dan gembira. Setelah beberapa menit kami sampai di atas. Kami berfoto bersama dengan berbagai gaya. Aku dan teman-teman melihat pemandang yang sangat indah. Menurutku itu sangat lah indah. Setelah kami berfoto, kami pun beristirahat.
Setelah kami beristirahat, kami melanjutkan perjalanan ke pos 2. Di perjalanan kami membagi tawa dan kebahagiaan. Kami sangat senang sampai-sampai pos 2 pun terlewatkan karena kesenangan kami. Karena bukitnya hanya 3 pos kami hanya sampai pos 3. Menurutku itu sangatlah seru. Setelah sampai di pos 3, kami duduk dan bermain-main
Setelah bermain-main, kami turun dengan selamat.
Di bawah kami bercerita tentang perjalanan kami mendaki bukit tadi. Kata kawan-kawan itu sangat seru.
“Hari Rabu ini kita pergi lagi yuk!” ajak kawanku.
“Ayo,” jawabku.
Itu sangatlah seru sekali perjalanan ini tak pernah terlupakan. Beberapa menit kami bercerita kami bersiap-siap untuk pulang sekolah bersama teman-teman. Kami pulang berjalan kaki walaupun menurutku itu sangat lelah sekali.
Setelah sampai kami beristirahat sejenak menghilangkan rasa lelah. Setelah menghilangkan rasa lelah aku dan teman- teman ku makan dan bercerita pergi ke bukit tadi. Teman-temanku bilang itu sangatlah seru dan menyenangkan.
Kami berencana untuk pergi lagi ke bukit dengan temanku yang bernama Kenna, Caca dan Raisya. Kami berdiskusi terlebih dahulu untuk pergi ke Bukit Pao. Kami pergi menggunakan sepeda. Kami berkumpul di rumah Kenna biar perginya sama-sama. Teman kami sudah lengkap semua jadi kami langsung pergi ke bukit.
Di tengah perjalanan wajah kami terasa segar karena anginnya sangat sejuk. Kami merasa segar. Sebelum kami pergi ke bukit kami jalan-jalan menggunakan sepeda. Kami sangat senang dan gembira. Setelah kami berjalan-jalan kami lanjut pergi ke bukit untuk bersenang-senang. Setelah kami sampai di bukit kami duduk dan beristirahat sejenak.
Di tengah jalan masuk bukit ada temanku yang hampir jatuh karena jalannya sangat licin dan berlumpur. Kami bergegas untuk menolongnya. Temanku sedikit cedera, kakinya berdarah. Kami pulang untuk mengobati kakinya yang berdarah. Setelah kami obati, kami balik lagi ke bukit untuk mendaki. Kami pergi dengan berhati-hati.
Sesampainya kami di atas, kami langsung beristirahat, karena lelah kami duduk dengan angin yang menerpa wajah kami. Kami merasa lebih segar setelah kami beristirahat. Kami melanjutkan perjalanan menuju ke pos 1. Kami langsung berfoto dan tertawa bahagia. Setelah kami berfoto, kami melanjutkan perjalanan ke pos 2. Di perjalanan kami bertemu dengan hewan yang menakjubkan sekali yaitu kucing. Menurutku hewan itu sangat menakjubkan sekali, dia sangat lucu dan menggemaskan sekali. Setelah kami bermain dengan kucing itu kami melanjutkan perjalanan ku pos 2. Jalannya sangat licin sampai-sampai aku hampir tergelincir. Setelah beberapa jam, kami sampai di pos 2. Itu sangat seru, perjalanan ini takkan ku lupakan. Perjalanan ini menurutku sangat seru, bahagia dan senang bersama teman. (BP/ KM)*
Tulisan ini merupakan karya peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2025 Tingkat Kecamatan Pangkalanbaru.
