Perkuat Literasi Budaya, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Babel Kunjungi Galeri Bekinjak Banka di Mentok

Editor : Abok Amang

Bekaespedia.com, Mentok,- Dalam upaya merawat serta memperdalam pemahaman terhadap tumbuh dan berkembangnya geliat kebudayaan Melayu dan Arab Melayu di Pulau Bangka, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung, Dr. Subri, M.S.I, melakukan kunjungan edukatif ke Galeri Bekinjak Banka yang berlokasi di Mentok, Bangka Barat pada Jum’at (16/10/2026).

Kunjungan ini dilakukan bersama rombongan mahasiswa lintas jenjang, yakni dua mahasiswa Pascasarjana Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Dianika (Kepala Sekolah SDN 2 Pangkalan Baru) dan Meiti (Guru SMAN 4 Pangkalpinang), serta seorang mahasiswa program Sarjana, Repi Mariska. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Mirza, yang bersamai rombongan selama penelusuran rekam jejak kebudayaan di lokasi.

Di Galeri Bekinjak Banka, rombongan disambut hangat oleh pemilik galeri, Suryan Masrin. Pria yang akrab disapa Pak Suryan ini bertindak langsung sebagai narasumber utama yang memaparkan secara detail berbagai koleksi, manuskrip, serta artefak sejarah yang tersimpan rapi di galeri tersebut.

Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Babel, Dr. Subri, M.S.I menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah nyata kampus dalam mengintegrasikan keilmuan akademis dengan nilai-nilai kearifan lokal (local wisdom). Menurutnya, pemahaman mengenai peradaban Melayu dan simpul tradisi Arab Melayu di Bangka memiliki relevansi kuat terhadap pengembangan pendidikan keagamaan bertumpu pada kebudayaan daerah.

“Kehadiran kami di Galeri Bekinjak Banka bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari ikhtiar ilmiah untuk menggali nilai-nilai luhur kebudayaan Melayu dan Arab Melayu. Sebagai akademisi dan pendidik, kita perlu memahami sejarah agar mampu mentransfer nilai-nilai tersebut kepada generasi penerus,”ujar Dr. Subri.

Selama penelusuran di galeri, para mahasiswa aktif berdiskusi dan menggali rincian sejarah dari Suryan Masrin. Informasi yang didapat diharapkan menjadi referensi penting, baik bagi pengembangan riset tesis/skripsi maupun peningkatan materi pembelajaran sejarah serta budaya lokal di sekolah tempat para mahasiswa mengabdi.

Suryan Masrin mengapresiasi perhatian dari civitas akademika IAIN SAS Babel terhadap keberadaan galeri dan pelestarian budaya lokal. Ia berharap Galeri Bekinjak Banka dapat terus menjadi ruang rujukan literasi sejarah, pusat kajian, dan ruang kolaborasi bagi pelajar, mahasiswa, serta masyarakat luas.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara akademisi dan penggiat budaya lokal terus terjalin erat demi menjaga denyut kebudayaan Melayu dan Arab Melayu di Bumi Serumpun Sebalai agar tidak pudar ditelan zaman.

Exit mobile version