Petualangan Ajaib Rehan

cartoon scene with professor in the jungle meeting dinosaur on the way - illustration for children

Oleh: Excellent Princeelse (SDN 4 Pangkalanbaru)

 

Cahaya matahari membuat Rehan terbangun dari tidurnya. Ia membuka matanya perlahan-lahan namun ada yang aneh. ia menggosok matanya kembali untuk memastikan ternyata itu bukan kamarnya Rehan. Rehan pun bingung serta kaget ia tidak tahu bagaimana ia bisa di sana. Rehan terus mencari jalan keluar sampai ia menemukan sesuatu yang bercahaya di ujung tempat ia berada.

Saat Rehan mendekati cahaya itu tiba-tiba ada suara yang terdengar keras di sana juga. Rehan terus menuju ke cahaya itu. Saat Rehan telah sampai ternyata ada portal di sana, Rehan semakin heran sekaligus takjub. Lalu Rehan masuk ke portal tersebut namun tidak terjadi apa-apa kepada Rehan. tiba-tiba muncul sesuatu yang bersinar lagi menuju ke arah Rehan membuat matanya menjadi silau. Saat membuka mata ia melihat bahwa tempat ini bukan tempat ia tadinya berada. Ia melihat ada air terjun dengan air yang rupanya susu coklat. Rehan meminum sedikit susu dari air terjun itu. Susu itu sangat enak dan rasanya seperti ice cream. Lalu ada juga pelangi dan bintang yang berwarna-warni indah di awan. Dan ada juga hewan-hewan yang unik dan indah. Seperti kuda yang bersayap indah yaitu unicorn. Rehan menyentuh salah satu unicorn itu tiba-tiba unicorn itu mengeluskan pipinya kepada Rehan.

Lalu Rehan melihat ada gua di dekat pohon candy, Rehan menuju ke arah gua itu. Saat Rehan telah sampai ternyata ada rintangan-rintangannya di sana seperti game yang sering ia mainkan. Rehan melewati semua rintangan itu dan ia juga melihat ada coklat terbang, ice cream yang terbang, dan ada permen stowbery yang beterbangan ke sana dan kemari. Rehan terus menjelajahi dunia ini sampai ia melihat ada mahluk coockies kecil yang lucu dan menggemaskan. Ternyata coockies kecil itu hidup. Rehan terus menjelajah sambil mencari tempat keluar. Setelah itu Rehan melihat ada sesuatu yang tinggi dan besar di ujung. Saat Rehan menuju ke sana ternyata ada mahluk-mahluk yang besar dan gagah yaitu Dinosaurus. Ada yang warna-warni dan ada yang terbuat dari mharsmallow yang berwarna. Rehan mengambil salah satu mharsmallow yang ada di tubuh dinosaurus itu tiba-tiba coockies kecil yang tadi menghampiri Rehan karena gemes Rehan menunduk dan memberikan mharsmallownya kepada coockies itu. Lalu mahluk coockies itu mengambil mharsmallow itu dan pergi setelah itu Rehan lanjut melihat-lihat tiba-tiba bumi menjadi bergetar dan terdengar suara “DUK…DUK…DUK…” dan para unicorn beterbangan. Ternyata di balik air terjun susu coklat ada Dinosaurus T-Rex, yang keluar T-Rex itu menyerang apapun yang ia lihat sampai-sampai Rehan terpental.

Saat Rehan terpental ia melihat ada rumah yang kosong dan sunyi. Rehan memberanikan diri untuk masuk ke rumah itu. Saat Rehan telah masuk ia pun langsung takjub melihat rumah kosong itu ternyata dalamnya sangat menakjubkan. Ada banyak robot yang mirip seperti transformers, dan banyak mesin yang terlihat canggih. Tak sengaja Rehan menyenggol salah satu patung yang ada di sana tiba-tiba patung itu bergerak ke arah kiri membukakan ruangan rahasia. Ruangan itu sangat terang dan tampaknya menyenangkan. Ia masuk dan banyak permainan yang modern. Di antaranya ada perosotan yang berlampu, dan ada juga jungkat-jungkit yang bisa terbang seperti trampolin, dan ada beberapa mahluk di sana seperti unicorn dan mahluk ice cream yang hidup.

Tiba-tiba tanah menjadi berguncang dan ada suara “DUK…DUK…DUK…” dan ternyata T-Rex itu telah menemukan Rehan dan makhluk yang lainnya. Rehan kabur menggunakan unicorn yang ada di dekatnya. Saat terbang ada suara mesin yang sangat berisik dan tiba-tiba Rehan terbangun dari tidurnya. ia melihat ke sekelilingnya dan mengucapkan “ternyata itu hanyalah mimpi,” Rehan melihat ke arah jam bekkernya yang bertuliskan jam 5 pagi. Rehan bangun dan mengambilkan wudhu untuk salat subuh, dan berolahraga pagi sebelum mandi. Tak lupa ia makan pagi yang bergizi dan pergi berangkat ke sekolah untuk belajar. Di jalan ia teringat oleh mimpinya yang sangatlah indah dan seru, dikarenakan ia tidur cepat sebelum jam 8 malam membuat Rehan tidur yang sangat lama dan menyenangkan. Sesampainya ia di sekolah Rehan belajar dengan tekun dan mendengarkan dan menyimpan apa yang gurunya ajarkan. (BP/ KM)*

 

Tulisan ini merupakan karya peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2025 tingkat Kecamatan Pangkalanbaru.

Exit mobile version