Bekaespedia.com. Mentok, Bangka Barat — SD Negeri 10 Mentok menggelar kegiatan Gebyar Literasi Gemini (GLG) dengan tema “Gerakan Makan Ikan Sejak Dini” yang dipusatkan di lingkungan sekolah pada hari Rabu (10/07/2026). Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, yakni Rabu-Kamis (10-11/7/2026), menjadi wadah untuk menumbuhkan budaya literasi sekaligus mengkampanyekan pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan kecerdasan anak.
Acara yang diikuti oleh siswa, guru, orang tua, serta sejumlah tamu undangan tersebut berlangsung meriah dan edukatif. Kegiatan diawali dengan Tari sambut sebagai penyambutan bagi para tamu, dilanjutkan dengan Senam Gemari (Gemar Makan Ikan) yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk kampanye hidup sehat dan aktif.
Kepala SDN 10 Mentok, Wanda Setiawan, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gebyar Literasi Gemini merupakan program sekolah yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan literasi peserta didik melalui berbagai kegiatan kreatif dan menyenangkan.
“Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga membangun karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mengenalkan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber gizi yang mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Hengki Wibawa perwakilan dari Dinas Pendidikan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan dukungan bagi sekolah atas terselenggaranya kegiatan ini, semoga menjadi pembelajaran dan peningkatan budaya literasi di lingkungan sekolah.
Selanjutnya sambutan sekaligus membuka acara oleh M. Soleh yang mewakili Bunda Literasi dan Forikan Kabupaten Bangka Barat. Beliau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran atau berhalangan hadir Bunda Literasi dan Forikan. Namun yang jelas, selaku kepala dinas perikanan, beliau sangat mengapresiasi atas kegiatan ini, merupakan salah satu dukungan untuk gerakan literasi dan gerakan makan ikan sejak dini. Sukses selalu buat bapak ibu guru yang super dan tentu juga bagi seluruh siswa-siswinya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Barat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Komunikasi dan Informasi, Kades Air Belo dan Belo Laut, kepala SD sekecamatan Mentok, kepala SMPN 1 dan 4 Mentok serta tamu undangan lainnya yang memberikan apresiasi atas inovasi sekolah dalam mengintegrasikan gerakan literasi dengan kampanye gizi bagi anak-anak.
Berbagai penampilan siswa menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut. Di antaranya pembacaan puisi bertema Ikan, serta kampanye kreatif “Gemar Makan Ikan” yang dibawakan oleh para siswa. Melalui penampilan tersebut, peserta diajak memahami manfaat ikan sebagai sumber protein yang baik untuk kesehatan tubuh dan perkembangan otak.
Selain kegiatan literasi dan edukasi gizi, Tutur Donni, S.Pd (ketua panitia), para peserta juga diajak mengunjungi Pameran Foto bertajuk “Bercerita Kisah dan Jejak Bangka”. Pameran ini menampilkan koleksi foto-foto bersejarah yang merekam berbagai peristiwa, tokoh, bangunan, dan kehidupan masyarakat Bangka pada masa lalu.
Melalui pameran tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga mengenal sejarah daerahnya secara lebih dekat, mengenal tokoh-tokoh lokal yang berjasa. Foto-foto yang dipamerkan menjadi media pembelajaran visual yang membantu menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan budaya dan sejarah Bangka.
Kegiatan kemudian ditutup dengan santap bersama tamu undangan dengan menu berbahan dasar ikan sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Dengan terselenggaranya Gebyar Literasi Gemini, SDN 10 Mentok berharap dapat terus menumbuhkan budaya literasi, memperkuat pendidikan karakter, meningkatkan kesadaran gizi peserta didik, serta menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah sejak usia dini.
“Melalui literasi kita mengenal dunia, melalui sejarah kita mengenal jati diri, dan melalui ikan kita membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi.” (BP / KM)*
