Oleh: Rhevita Cahaya Silsila (SD Pancasila)
BN Zoo Sungailiat adalah kebun binatang yang aku kunjungi bersama teman-temanku. Salah satu wisata yang berada di Pulau Bangka dengan satwa liar dan kehidupan hewan mangrove, kami saat ingin pergi ke BN Zoo kami menaiki bus mini dengan gembira karena kita akan pergi ke kebun binatang yang belum aku ketahui.
Saat mentari pagi menyambut pagi hari tepat pukul 08.00 kami memulai perjalanan. Kami pun berdoa bersama agar selamat sampai tujuan. Aku melihat banyak pohon cemara yang sejajar dan juga melewati jembatan Baturusa, kami menikmati pemandangan alam yang banyak dedaunan dan rerumputan, sungai mengalir sangat deras, aku juga melihat adanya warung-warung yang banyak sepanjang jalan yang menjual asinan dengan wadah toples yang besar. Ketika aku membuka kaca jendela dengan seketika hembusan angin mengenai rambutku. Kami menempuh perjalanan selama 1 jam 30 menit. Aku bersenang-senang bersama temanku. Selama perjalanan kami bernyanyi, berjoget, bermain tebak-tebakkan, dan kami merasa gembira.
Tibalah kami di kebun binatang BN Zoo Sungailiat. Kami membeli tiket seharga 30.000. kami sudah bisa mengelilingi berbagai kandang hewan dan juga atraksi yang seru di sana.
Setalah membayar tiket kami melihat tulisan besar dengan nama BN ZOO yang diapit oleh panda, orang utan, singa. Setelah kami masuk ke kebun binatang aku dan juga teman-temanku melihat petunjuk dari simbol-simbol peta. Kami mengelilingi kebun binatang dengan riang gembira.
Aku dan teman-temanku melihat adanya kandang harimau, ular piton, burung merak yang cantik, buaya dengan kandangnya yang luas, burung unta dari Afrika dengan ukuran 1,5 meter. Dan juga burung kasuari dengan bulunya yang hitam pekat. Tak ketinggalan juga kami melihat kancil yang sedang makan, serta iguana berwarna orange.
Rasa penasaranku mulai timbul karena melihat kuda putih. Aku ingin mencoba menaiki kuda putih itu tetapi aku memiliki rasa takut jatuh dan gugup. Aku melihat adanya pemandu kuda. Seketika aku mau menaiki kuda putih itu. Aku menaiki punggung kuda yang dialasi oleh pelana. Dan kuda berjalan dengan perlahan dan lambat tubuh ku bergoyang dan berayun-ayun. Aku melihat langit biru dan awan putih yang di lintasan cakrawala. Dan disitu muncullah kenangan yang bisa kami lupakan.
Aku melihat pemandangan yang indah, burung-burung kecil yang terbang dengan sayapnya yang indah, kupu-kupu terbang dengan sayapnya yang begitu cantik. Dengan spontan aku mengeluarkan tepukan dari tanganku. Aku tidak bisa mengedipkan mata karena begitu indah ciptaan tuhan.
Aku diantarkan kuda putih itu menuju taman. Aku turun dengan pelan-pelan dari atas punggung kuda. Setelah itu kami berjalan lagi menuju ke kandang hewan yaitu kura-kura. Kura-kura yang asyik berteduh di bawah pohon lalu kami melewati jembatan papan adanya patung panda, komodo, singa. Banyak orang berfoto dan melewati jembatan papan, kami juga ikut berfoto dengan patung patung hewan.
Setelah kami selesai mengelilingi, kami beristirahat di gazebo. Kami mengeluarkan bekal dari tas dan memakan bekal yang disiapkan dari rumah. Sesekali kami bercanda dan tertawa kecil. Setelah selesai memakan bekal kami berfotoria dengan pose mimik dan wajah yang lucu.
Setelah hari sudah petang kami bersiap untuk pulang dan beranjak dari tempat duduk. Kami berjalan meninggalkan kebun binatang. Seketika hembusan angin menerpa wajah kami dan itu kenangan indah yang tak terlupakan. (BP/ KM)*
Tulisan ini merupakan karya peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2025 tingkat Kecamatan Pangkalanbaru.
