Editor : Abok Amang
Bekaespedia.com, Bangka Barat, – Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelas 1 Kecamatan Mentok kabupaten Bangka Barat provinsi kepulauan Bangka Belitung membuka rangkaian Kegiatan Perlombaan Bulan Bahasa 2026 pada hari Kamis (22/10/2026), di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bangka Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh kepala Perpusda Kabupaten Bangka Barat, bapak Farouk Yohansyah, S.T., M.Pd., Koordinator UPTD Dikpora Kecamatan Mentok, Ibu Tini Suryati, M.Pd., serta Ketua K3S Kecamatan Mentok, Bapak Isriyanto, M.Pd. Serta seluruh kepala sekolah dan guru kelasi 1 se Kecamatan Mentok. Rangkaian lomba ini diikuti oleh perwakilan siswa dari seluruh Sekolah Dasar (SD), baik negeri maupun swasta, se-Kecamatan Mentok.
Acara diawali dengan laporan dari Ketua KKG Kelas 1 Kecamatan Mentok, Ibu Sinta Wahyuni, S.Pd. Dalam laporannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini terwujud berkat kerja sama solid seluruh guru kelas 1 yang tergabung dalam KKG Kecamatan Mentok.
“Kegitan ini wuujud dari kerjasama seluruh guru yang tergabung dalam KKG, selain memperingati Bulan Bahasa, ajang ini bertujuan untuk memupuk keberanian, rasa percaya diri, jiwa sportif, serta rasa saling mendukung di antara peserta didik sejak usia dini”, jelasnya.
Sambutan dilanjutkan oleh Pendamping KKG Kelas 1 Mentok, Ibu Fitri Aminah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa acara ini merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh KKG Kelas 1 Mentok,
“Besar harapan kami agar kegiatan ini dapat menjadi motivasi positif bagi penguatan kolaborasi antar sesama guru kelas 1 sekaligus memantik semangat literasi murid sejak dini”, katanya
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua K3S Kecamatan Mentok, Bapak Isriyanto, M.Pd. Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi serta ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus, anggota, dan pendamping KKG Kelas 1 Kecamatan Mentok atas terselenggaranya acara ini. Beliau menekankan bahwa agenda ini merupakan bagian integral dari program K3S Kecamatan Mentok, di mana setiap KKG diamanahkan memiliki ragam kompetisi siswa secara mandiri—seperti halnya KKG PJOK yang telah sukses menggelar kegiatan HAORNAS dan KKG PAI dengan program MUHASAPAI. Harapannya, kegiatan Bulan Bahasa ini dapat menjadi agenda rutin yang terus berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua K3S Kecamatan Mentok, Bapak Isriyanto, M.Pd. Beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi serta ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus, anggota, dan pendamping KKG Kelas 1 Kecamatan Mentok atas terselenggaranya acara ini. Beliau menekankan bahwa agenda ini merupakan bagian integral dari program K3S Kecamatan Mentok, di mana setiap KKG diamanahkan memiliki ragam kompetisi siswa secara mandiri—seperti halnya KKG PJOK yang telah sukses menggelar kegiatan HAORNAS dan KKG PAI dengan program MUHASAPAI. Harapannya, kegiatan Bulan Bahasa ini dapat menjadi agenda rutin yang terus berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.

Kepala Perpusda Kabupaten Bangka Barat, Bapak Farouk Yohansyah, S.T., M.Pd., dalam sambutannya turut memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan semacam ini memerlukan sinergi dan dukungan dari seluruh pihak. Menurutnya, penanaman semangat literasi yang dilakukan betul-betul sedini mungkin akan menjadi fondasi kokoh bagi tumbuh kembang anak dalam menyerap ilmu pengetahuan serta membangun budaya membaca di Kabupaten Bangka Barat.
Rangkaian sambutan ditutup oleh Koordinator UPTD Dikpora Kecamatan Mentok, Ibu Tini Suryati, M.Pd., yang sekaligus membuka kegiatan perlombaan secara resmi. Beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKG Kelas 1 Mentok atas semangat kolaborasi dalam mewujudkan kegiatan ini. Beliau berharap momentum perlombaan di Bulan Bahasa ini dapat menjadi pemantik yang memacu semangat literasi bagi seluruh siswa di Kecamatan Mentok, khususnya bagi murid-murid di tingkat kelas 1 SD.

Pada pelaksanaan tahun ini, terdapat tiga cabang perlombaan utama yang diselenggarakan, yaitu lomba membaca nyaring, menyusun huruf/kata, dan mewarnai. Ketiga cabang lomba ini dirancang secara khusus untuk mengasah keterampilan berbahasa anak. Lomba membaca nyaring berfokus pada kelancaran, intonasi, dan pemahaman teks; lomba menyusun huruf/kata melatih struktur kebahasaan dan kosakata dasar; sedangkan lomba mewarnai melatih koordinasi motorik halus serta imajinasi visual yang menjadi penunjang penting dalam proses mengenal simbol serta huruf.
Secara keseluruhan, setiap jenis perlombaan memiliki hubungan yang sangat erat dan manfaat besar terhadap pengembangan literasi dasar anak. Lomba membaca nyaring membantu memperkuat artikulasi dan daya ingat verbal, menyusun huruf/kata melatih logika kebahasaan dan kemampuan mengeja (dekoding), sementara mewarnai memperkuat daya konsentrasi serta kreativitas dalam memahami teks bergambar (literasi visual). Melalui kombinasi ketiga lomba ini, anak-anak tidak hanya diajak berkompetisi secara sehat, tetapi juga diajak mencintai dunia literasi dengan cara yang menyenangkan dan edukatif.












