Foto : Tumbuhan kermunting atau Senggani atau Senduduk (Melastoma malabathricum).
Oleh : Kulul Sari
Bekaespedia.com, Simpang Rimba, Dalam bahasa lokal, tumbuhan ini disebut kermunting. Ada juga yang menyebutnya Senggani atau Senduduk (Melastoma malabathricum).
Dalam masyarakat tradisional Bangka, Kermunting atau Senduduk telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit, salah satunya disebabkan karena terluka.
Saat masyarakat belum mengenal obat merah, mayoritas warga Bangka menggunakan Kermunting sebagai obat untuk menghentikan mengalirnya darah bila terluka bila kena benda tajam.
Cara penggunaannya cukup mudah. Saat anda terluka, ambil beberapa daun Kermunting yang tidak begitu tua. Kemudian daun Kermunting di lumat di hancurkan hingga lembut.
Pada masa lalu, seseorang yang luka biasanya melumat daun Kermunting dengan cara menggigit dan mengunyah daun Kermunting. Bila di rasa sudah benar-benar lumat, maka di tempelkan di tempat luka.
Menurut penuturan orang tua tempo dulu, kermunting memiliki sifat antibakteri yang efektif dalam mempercepat penyembuhan luka.
Dengan khasiat alaminya, kermunting menjadi salah satu pilihan pengobatan
herbal dan sebagai tanaman obat yang patut dipertimbangkan untuk kesehatan alami.
Selain dapat digunakan sebagai obat tradisional, Kermunting juga dapat dijadikan tanaman hias karena bunganya yang sangat cantik dengan warna merah muda.
Selamat mencoba…!
