Oleh : Medi Hestri
Bekaespedia.com. Tempilang. Yayasan IKPAH Indonesia bekerja sama dengan Pondok Pesantren Madinatul ‘ Ilmi menggelar acara Kajian Kisah Inspiratif dengan bintang tamu sekaligus pembicara yang merupakan artis legendaris Hj Bunda Dewi Yull di Pondok Pesantren Modern Madinatul ‘Ilmi Desa Sangku Kecamatan Tempilang Kabupaten Bangka Barat, Senin ( 28/7/25 ).
Kajian kisah inspiratif bertajuk Kepedulian terhadap Disabilitas dan penggalangan dana untuk pembangunan Pesantren Tunanetra Indonesia dan bantuan kemanusiaan bagi Palestina ini juga mengundang Ketua Yayasan IKPAH Indonesia, Ustadzah Rizki Amelia, M.Pd sebagai pembicara.
Turut hadir kabag Kesra Kabupaten Bangka Barat,Armizi, S.Ag, Camat Tempilang Rusian, S.K.M, M.H, Kapolsek Tempilang, Ipda. M. Deni Kurniawan, S.H. Ketua TP-PKK Kecamatan Tempilang, Vega Agustina, S.Pd, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Madinatul ‘Ilmi Ustadz Erwandi, Ketua BKMT Kecamatan Tempilang Elpatika, Majlis Taklim se Kecamatan Tempilang. Tokoh Agama, Tokoh,Masyarakat, Santriwan/santriwati.
Kabag Kesra Kabupaten Bangka Barat, Armizi, S.Ag menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Ikatan Instruktur Pengajar Al-Qur’an dan Hadits (IKPAH) Indonesia ini, bekerja sama dengan Pondok Pesantren Modern Madinatul ‘Ilmi, kata Armizi.
“Saya berterima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara ini, apa lagi mengundang artis legendaris Bunda Dewi Yull.”
Ketua Yayasan IKPAH Indonesia Rizki Amalia, M.Pd menyampaikan Yayasan ini adalah lembaga sosial, kemanusiaan, dan keagamaan berbasis pendidikan non-formal yang berdiri sejak tahun 2004 di Kabupaten Bangka. Yayasan ini berkomitmen meningkatkan kualitas dan kuantitas ketaqwaan melalui pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, membina generasi melek teknologi yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, serta memberdayakan Ustadz/Ustadzah TKQ/TPQ, kata Rezki.
“Yayasan IKPAH sedang membangun Pesantren Disabilitas Tunanetra Indonesia di Kabupaten Bangka dan sudah berjalan sembilan Bulan.”
Rusian, S.K.M, M.H Camat Kecamatan Tempilang mengapresiasi kepada Pimpinan Pondok Pesantren Modern Madinatul ‘Ilmi yang menfasilitasi acara ini dengan baik dan ucapan terima kasih kepada undangan dan majlis taklim Kecamatan Tempilang yang menghadiri kajian inspiratif bersama Bunda Dewi Yull semoga kita semua mendapat pencerahan dari beliau, kata Rusian.
“Kisah Bunda Dewi Yull sangat menyentuh. Ini bukan hanya cerita perjuangan, tapi juga keteladanan dalam menerima takdir dan bersyukur. Saya yakin, tidak semua orang mampu menjalani ujian seberat itu.
Dalam kajian kisah inspiratifnya Bunda Dewi Yull menginspirasi kepada seluruh undangan yang hadir bahwa dirinya dititipkan dua orang,anak sangat istimewa. Anak yang membawa berkah dalam hidupnya dan titipan Allah SWT. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan perhatian, kasih sayang dan pendidikan yang layak. Sebagai orang tua kita memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Diakhir acara, Bunda Dewi Yull mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri setiap perjalanan hidup yang ditentukan Allah. Tidak ada kesabaran yang sempurna, tidak ada keikhlasan yang sempurna. Tapi saya yakin takdir Allah itu selalu baik, ujarnya.
“Dengan memberikan perhatian, kasih sayang, dan dukungan yang tepat, anak cacat dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan menjadi peribadi yang mandiri. Jangan dia-sialan titipan Allah, karena,apa yang Allah berikan semua akan ada hikmahnya.”
Acara ini tidak hanya menjadi ajang penggalangan dana, tapi juga sebagai ruang refleksi spritual dan penguatan nilai-misi keimanan bagi seluruh peserta yang hadir. Acara ini berlangsung khidmat dan penuh inspiratif. (BP/ KM)*
