Bekaespedia.com. Namang_27 peserta didik anggota pramuka gugusdepan 05.135 – 05.136 SMAN Negeri 1 Namang menggelar ujian SKK Gerak Jalan dan Pelantikan Penegak Bantara dan Laksana, Jumat (16/01) di kawasan Hutan Senting Namang.
Dengan titik awal perjalanan dari tugu Gong Berantai Desa Kerantai, peserta didik yang terdiri dari 14 orang kelas XI dan 13 orang kelas XII menyusuri jalan raya Kerantai – Kerakas dan titik istirahat di Masjid Jabal Nur Desa Kemingking supaya peserta didik bisa melakukan ibadah Salat Jumat dan Zuhur. Pengembaraan dilanjutkan kembali ke Kerakas dan masuk jalan yang dibangun TNI melalui program TMMD. Jalan tanah puru tersebut tembus ke Namang dan titik kumpul menginap di kawasan Hutan Senting Namang.
Serangkaian kegiatan dilakukan untuk mata ujian SKK Gerak Jalan diantaranya membaca tanda jejak dan alam, uji mental dan proses pelantikan Penegak Bantara yang diikuti oleh peserta didik kelas XI dan Penegak Laksana kelas XII yang telah melewati ujian SKU Penegak Bantara dan Laksana.
Selain itu ada juga adik-adik penggalang dari MTs Negeri 1 Bangka Tengah sejumlah 8 orang yang ikut ujian SKK Gerak Jalan Utama.
Dengan teknik survival peserta didik berhasil melewati serangkaian ujian dan berhak menyandang predikat Penegak Bantara dan Laksana serta TKK Gerak Jalan Utama. Prosesi pelantikan yang yang sakral tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik dan penyematan TKU Bantara dan Laksana dilakukan oleh Kak Meilanto.
“Hari ini Jumat, 16 Januari 2026 pukul 22.20 WIB, kalian tidak lagi sekadar Penegak Ambalan. Mulai saat ini, kalian dilantik sebagai Penegak Bantara, penegak terdepan yang siap mengabdi dan memberi teladan. Pelantikan ini bukanlah hadiah, bukan pula sekadar simbol di pundak. Pelantikan ini adalah pengakuan atas proses panjang: atas keringat saat latihan, atas kelelahan saat kegiatan, atas kesabaran saat diuji, dan atas keteguhan hati untuk tidak menyerah. Menjadi Penegak Bantara berarti siap berdiri di garis depan. Siap dipanggil ketika orang lain mundur. Siap membantu ketika orang lain ragu. Bantara adalah penopang, penguat, dan penjaga nilai-nilai kepramukaan di tengah tantangan zaman,” pesan Kak Mei saat melantik Penegak Bantara.
Begitu pula saat melantik Penegak Laksana. Ia memberikan amanat, “Tri Satya yang kalian ucapkan bukanlah hafalan, melainkan kompas hidup. Dasa Dharma bukan sekadar sepuluh kalimat, tetapi cermin kepribadian. Jika suatu hari kalian ragu memilih jalan, kembalilah pada janji Pramuka, karena di sanalah arah hidup kalian akan menemukan maknanya.

Gerak jalan dilanjutkan lagi dengan titik istirahat di pintu masuk Hutan Pelawan Namang dan makan siang di kebun warga. Pukul 10.37 peserta tiba di titik finish areal persawahan Namang dengan menempuh rute 34,05 Km.
Selamat kepada kakak-kakak yang telah dilantik. (BP/ KM)*












