Keutamaan Bulan Rabiul Awal

Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr (Guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan)

 

Umat muslim di seluruh penjuru dunia telah memasuki bulan Rabiul Awal atau biasa dikenal dengan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ditengah-tengah perkembangan arus globalisasi dan pertumbuhan Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) yang semakin bebas, bulan Rabiul Awal ini adalah momentum yang sangat tepat untuk kita dapat merenung dan meneladani kembali akhlaq Nabi Muhammad SAW.

Dalam dunia pendidikan, bulan Rabiul Awal ini merupakan bulan yang termasuk dalam Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang biasa diperingati dan diselenggarakan rutin setiap tahunnya. Biasanya dalam bulan Rabiul Awal ini, tiap-tiap satuan pendidikan akan mengadakan sebuah acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW seperti mengundang penceramah, lomba-lomba keagamaan dan lain sebagainya. menurut hemat penulis, yang paling utama adalah bagaimana kita semua dapat mengambil hikmah dari keutamaan bulan Rabiul Awal ini, terutama pada puncak peringatan hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW ketimbang euphoria yang berlebihan. Oleh karena itu, para pendidik dan satuan pendidikan hendaknya dapat memperingati dan menyelenggarakan kegiatan pada bulan Rabiul Awal ini dengan menitikberatkan penanaman dan peningkatan karakter para peserta didik. Dengan demikian semangat hijrah (berpindah) dari hal-hal yang buruk ke hal-hal yang baik dapat tercapai dengan optimal. Menurut hemat penulis, beberapa indikator suksesnya seorang muslim dalam memahami keutamaan bulan Rabiul Awal adalah semakin tebal dan kokoh iman dan taqwanya, semakin meningkat ibadahnya serta semakin baik karakternya.

Beberapa keutamaan bulan Rabiul Awal antara lain adalah sebagai berikut:

1. Bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW

Baginda Nabi Muhammad SAW lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun gajah. Peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW ini hendaknya dapat dimaknai dan dijadikan sebagai bahan refleksi agar kehidupan kita kedepannya semakin lebih baik dan bermakna sesuai dengan ajaran dan akhlaq yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW

2. Momentum Perbaikan Akhlaq

Nabi Muhammad SAW adalah suri tauladan bagi umat manusia. Minimal pada momentum bulan Rabiul Awal ini, umat muslim dapat memahami dan mengimplementasikan sifat wajib rasul yaitu jujur (shiddiq), dapat dipercaya (amanah), menyampaikan (tabligh) dan cerdas atau bijaksana (fathanah). Dalam setiap sisi kehidupan kita, kita semua dianjurkan untuk senantiasa bersikap jujur, menjaga dan merawat amanah, saling mengingatkan dalam kebaikan serta senantiasa mencintai ilmu

3. Momentum untuk Memperbanyak Shalawat

Melantunkan shalawat merupakan bukti cinta seorang hamba kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan memperbanyak shalawat InsyaAllah kehidupan kita semua akan mendapatkan keberkahan serta mendapatkan syafaat (pertolongan) baginda Nabi Muhammad SAW di akhirat nanti

4. Momentum untuk Meningkatkan Iman, Taqwa dan Ibadah

Bulan Rabiul Awal merupakan salah satu bulan yang sangat tepat untuk umat muslim meningkatkan iman, taqwa dan ibadah kepada Allah SWT. Semangat untuk melaksanakan ibadah sunnah sesuai dengan apa yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu indikator muslim yang sukses dalam menggapai keutamaan bulan Rabiul Awal. Dengan demikian, selain melaksanakan ibadah wajib, hendaknya umat muslim dapat senantiasa menyempurnakan ibadah wajib tersebut dengan rangkaian ibadah-ibadah sunnah.

Pada akhirnya, pada kesempatan bulan Rabiul Awal ini hendaknya umat muslim dapat senantiasa meningkatkan iman dan taqwa, ibadah serta akhlaq yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW. Menurut hemat penulis, beberapa amalan yang dapat dilakukan oleh umat muslim pada bulan Rabiul Awal ini antara lain adalah dengan memperbanyak shalawat, memperbanyak ibadah-ibadah sunnah serta senantiasa berusahan meneladani akhlaq baginda Nabi Muhammad SAW. (BP/ KM)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *