Laporan : D. Nareshwari | Editor : Abok Amang
Bekaespedia.com, Tanjung Kelayang, Belitung,- Semangat juang dan sportivitas mewarnai pelaksanaan Kejuaraan Laskar Pelangi Taekwondo Challenge yang digelar di kawasan wisata Tanjung Kelayang, Belitung, pada 25–26 April 2026.
Kejuaraan yang diikuti oleh atlet dari Provinsi Bangka Belitung, Bandung, dan Sumatera Selatan ini merupakan panggung unjuk kemampuan bagi para atlet muda Taekwondo dari berbagai daerah, sekaligus mempererat tali persaudaraan antar peserta.
Persaingan berlangsung cukup ketat, namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan.
Kontingen Bangka Selatan tampil membanggakan dengan menurunkan 14 atlet yang didampingi oleh Davita Nareshwari, dan Desty Anggun Pratiwi selaku ketua dan pendamping tim.
Dari total atlet tersebut, sebanyak 9 peserta berasal dari Kecamatan Simpang Rimba dan 5 atlit dari toboali yang menunjukkan performa luar biasa di arena pertandingan.
“Dari Bangka Selatan banyak yang meraih trophy. Dan Alhamdulillah, peserta dari kecamatan Simpang Rimba dan toboali dapat semua. Kami sangat senang dengan prestasi ini”, ujar Febran Kurniawan, salah seorang peserta dari SMP Negeri 1 Simpang Rimba yang ikut memperkuat tim taekwondo Bangka Selatan
Hal senada di sampai kan oleh Davita Nareshwari, pendamping tim taekwondo Bangka Selatan,
“Alhamdulillah untuk sementara dari Basel bisa meraih trophy, dan semoga berikutnya trophy akan bertambah dan ini merupakan kerja keras serta latihan yang kami lakukan secara konsisten, Insha Allah akan membuahkan hasil yang baik”, jelasnya
Kontingen Bangka Selatan berhasil meraih total 14 medali, terdiri dari 7 emas, 4 perak, dan 3 perunggu.
Berikut rincian perolehan medali tersebut adalah:
1. Febran Kurniawan : emas prestasi
2. Serin : emas prestasi
3. Fahmi: emas prestasi
4. Avriella : emas
5. Fita : emas
6. Nikita : emas
7. Naufal : emas
8. Silvi : Perak prestasi
9. Pitra : perak
10. Selvira : perak
11. Elben : perak
12. Aksai : perunggu prestasi
13. Yulia : perunggu
14. Idil : perunggu
Prestasi ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia dini di Bangka Selatan, khususnya di Simpang Rimba dan toboali, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Para atlet tidak hanya bertanding untuk meraih kemenangan, tetapi juga belajar tentang disiplin, mental bertanding, dan semangat pantang menyerah.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para atlet untuk menapaki jenjang yang lebih tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional. Selain itu, pelaksanaan kegiatan di Tanjung Kelayang juga menjadi momentum penting dalam mempromosikan potensi pariwisata Bangka Belitung melalui sport tourism.
Dengan capaian ini, Bangka Selatan semakin optimis melahirkan atlet-atlet taekwondo berprestasi yang mampu bersaing di masa depan.
